Rekomendasi Obat Gatal Vagina yang mungkin disebabkan oleh iritasi, infeksi, atau gejala menopause. Ada beberapa cara mengatasi vagina gatal baik dengan obat-obatan atau bahan alami.

Vagina gatal sangat membuat tidak nyaman bagi sebagian besar wanita. Pada umumnya, rasa gatal tersebut juga diikuti sensasi terbakar, pembengkakan ringan, bau tidak sedap, hingga keputihan.

Dilihat juga : Pencegahan HIV/AIDS Wajib Anda Ketahui

Gatal pada vagina (vulva) sebenarnya bukan gangguan yang berbahaya dan dapat diatasi dengan perawatan di rumah. Walaupun demikian, kondisi tersebut dapat terjadi akibat berbagai faktor seperti iritasi ringan, infeksi, menopause, atau gejala awal infeksi menular seksual.

Rekomendasi Obat Gatal Vagina

Anda disarankan untuk segera mengatasi vagina gatal. Berikut ini beberapa rekomendasi obat gatal vagina:

1. Antihistamin

Antihistamin adalah obat untuk mengatasi gejala alergi, termasuk gatal-gatal. Berdasarkan penelitian pada tahun 1996, antihistamin topikal dapat meringankan gejala gatal tanpa efek samping, sementara obat antihistamin oral menyebabkan rasa kantuk.

2. Clotrimazole

Clotrimazole adalah obat untuk mengatasi gatal-gatal pada vagina, meredakan sensasi terbakar, dan keputihan. Cara kerja clotrimazole adalah dengan membunuh jamur penyebab infeksi. Clotrimazole terdapat dalam sediaan krim dan tablet vagina yang digunakan dengan aplikator.

3. Krim Antijamur

Obat gatal vagina selanjutnya adalah krim antijamur yang bisa Anda dapatkan di apotek secara bebas tanpa resep dokter. Obat antijamur bekerja dengan cara membunuh jamur penyebab gatal di vagina.

Umumnya, krim antijamur ada dalam sediaan supositoria vagina atau mengaplikasikan krim dengan aplikator. Baca aturan pakai dengan teliti.

4. Krim Kortikosteroid

Krim kortikosteroid adalah obat topikal untuk mengatasi gangguan kulit secara umum seperti gatal-gatal, bengkak, dan iritasi. Anda dapat Daftar Tembak Ikan Joker123 menggunakan steroid ini untuk mengatasi gatal pada vulva (bagian luar vagina).

Anda tidak dapat menggunakannya untuk bagian dalam vagina. Krim ini hanya untuk pemakaian luar dan bersifat sementara. Apabila gejala gatal tidak hilang dalam beberapa hari, sebaiknya hentikan penggunaan dan konsultasi pada dokter Anda untuk perawatan lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *