PLN Rilis Skema Biar Tagihan Listrik Tak Bengkak

PLN Rilis Skema Biar Tagihan Listrik Tak Bengkak – rilis faktur penagihan pelanggan perhitungan skema listrik dari rumah tangga PLN mendaki pada bulan Juni.

Dalam skema ini, pelanggan memiliki tagihan pada Juni naik lebih dari 20% di Mei karena penagihan menggunakan rata-rata tiga bulan terakhir, kenaikan tersebut akan dibayarkan oleh 40%, dan sisanya dibagi dengan tagihan yang sama dalam 3 bulan ke depan.

Keberadaan skema ini diharapkan bahwa pelanggan tidak akan mengalami shock karena tagihan meningkat tajam.

“Dengan skema perlindungan terhadap lonjakan tersebut, PLN harus memeriksa data dari setiap pelanggan per satu, untuk memastikan bahwa kebijakan tersebut ditujukan untuk pelanggan yang mengalami kenaikan tidak normal,” kata Direktur commerce dan Pelanggan Manajemen Bob PLN Saril dalam keterangan tertulis, Kamis (2020/04/06).

“Jadi, Anda mengisi pelanggan biasanya dapat dilihat pada kedua atau ketiga pada awal setiap bulan, hanya dapat dikeluarkan dan dapat diakses pada tanggal 6 Juni,” tambahnya.

Dalam dua bulan terakhir, beberapa pelanggan yang mencapai sekitar PLN 75 juta rekening rata-rata bulanan dihitung dari 3 bulan terakhir. Tagihan listrik pada bulan April dan Mei, kebanyakan pelanggan ditagih menggunakan rata-rata Link Alternatif Joker388.

“Dengan skema perlindungan terhadap lonjakan tersebut, PLN mengatur puncak berjalan tagihan bulan Juni naik maksimal 40% dari tagihan untuk bulan sebelumnya agar tidak konsumen beban. Sisa tagihan tidak telah dibayar di bulan Juni, atau 60% dari kenaikan tagihan akan dibagi dalam 3 bulan ke depan, “katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *