Pemerintah Serukan Masyarakat Gotong-Royong Menuju Kebiasaan Baru

Pemerintah Serukan Masyarakat Gotong-Royong Menuju Kebiasaan Baru – Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto menyampaikan masyarakat saling bergotong-royong sebagai modal untuk menghadapi kebiasaan baru yang produktif dan aman dari Covid-19.

“Kerja sama, gotong-royong dan kesinambungan ini harus terus dilaksanakan. Kami bangga bahwa masyarakat sudah banyak memahami hal ini,” kata Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Kamis..

Dengan gotong-royong, masyatakat bisa saling mengingatkan dan mengedukasi agar bisa menasuki era new normal dengan perubahan perilaku.

Contohnya, dengan mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

Ada juga protokol kesehatan tersebut antara lain menjaga jarak, memakai masker, dan rajin mencuci tangan.

Ia menyampaikan hanya dengan cara tersebut masyarakat bisa tetap produktif dan aman dari penyebaran virus corona.

Untuk itu, ia percaya bahwa masyarakat bisa mengatasi hal tersebut. “Kita pasti mampu melawannya. Mari bergotong-royong sebab inilah jiwa bangsa kita, bersama-sama bersatu untuk memerangi, menanggulangi sebaran Covid-19,” kata Yuri.

Total kasus Covid-19 sampai kini mencapai 42.762 orang. Sementara pasien sembuh bertambah 555 orang. Sehingga akumulasi keseluruhan sembuh sampai kini mencapai 16.798 orang.

Ada juga, pasien berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 36.698 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 17.923 orang.

Karena pandemi Covid-19 di Tanah Air, setidaknya ada 435 kota dan kabupaten dari 34 provinsi yang terdampak.

Kerja bakti yang dilakukan adalah instruksi dari Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore terhadap seluruh Aparatur Sipil Negara, atau ASN. Dan Pegawai Tidak Tetap, atau PTT yang diberikan sehari sebelumnya 23 Januari 2020, untuk meratakan gundukan dan bongkahan tanah di lokasi yang akan dipercantik dengan rumput dan bunga yang akan ditanam kemudian.

Pantauan media ini, nampak sejumlah pegawai dari berbagai instansi memadati ruas jalan El Tari sampai Jalan Adi Sucipto Penfui dengan membawa peralatan seperti sekop, cangkul, garpu, sapu lidi dan karung.

Kerja bhakti itu dipantau langsung oleh Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man dan Asisten tiga Sekretaris Daerah Kota Kupang, Eduard John Pelt itu dimulai sejak pukul 06.00 Wita.