Meninggal di Warkop, Warga Surabaya Dievakuasi Petugas

Meninggal di Warkop, Warga Surabaya Dievakuasi Petugas – Seorang warga Surabaya mati mendadak, di depan orang-orang Warkop Siwalan Panji Buduran, Sidoarjo. Para korban dievakuasi petugas menggunakan alat pelindung diri (APD). Korban bernama (65) warga Bogen Jalan Bob Gg 2 No 30 Tambaksari, Surabaya.

Informasi yang dikumpulkan, kematian korban, yang bekerja sebagai sopir, Rabu (29/04/2020) sekitar pukul 20.30. Hal pertama untuk mengetahui saksi Mujalal (48) warga Desa Siwalan, Buduran bendera.

Kepala Kepolisian Komisaris Buduran mengatakan sujud keterangan saksi di tempat kejadian kematian warga Surabaya dimulai ketika korban duduk dan berbicara dengan saksi, Mujalal.

“Tiba-tiba pingsan korban tiba-tiba kemudian diganti lagi Waga dibantu saksi. Meletakkan di sofa (tempat tidur terbuat dari bambu) terhadap Warkop,” kata Homage menghubungi Kamis (2020/04/30).

Sebuah melihat kejadian, jelas Sujud, saksi dan warga lainnya memberitahu polisi Buduran. Setelah menerima laporan itu dengan anggota ia pergi ke lokasi.

“Kemudian kami membawa tim dokter Sidoarjo Polri,” tambahnya Daftar Joker123.

Sebelum evakuasi, adegan pertama disemprot dengan desinfektan.

“Untuk tim polisi Dokkes Sidoarjo, Sidoarjo korban dievakuasi ke rumah sakit,” katanya.

Delapan penumpang yang bepergian pulang-pergi dari Jakarta ke Cilacap sepenuhnya indikasi virus Corona hasil rapid test. Secara keseluruhan, ia kini terisolasi di rumah sakit, termasuk seorang ibu dan anaknya yang ikut dalam perusahaan.

Kepala Dinas Kesehatan Cilacap Pramesti Griana Dewi mengatakan delapan orang dalam kategori orang-orang yang tidak memiliki gejala (OTG), tapi dari hasil positif dari tes cepat mengungkapkan COVID-19.

“Bahkan rapid test. Mereka diisolasi di rumah sakit Majenang, sambil menunggu hasil swab yang telah dikirim ke laboratorium di Yogyakarta,” Pramesti, Rabu (29/04/2020) katanya.