Sistem Peredaran Darah Manusia – Pembelajaran jarak jauh bagi siswa SMA bisa dilakukan dengan berbagai cara. Selain mendapatkan materi dari guru, siswa juga bisa mencari referensi lain di internet. Pada konten sumber belajar ada materi mengenai sistem peredaran darah manusia. Jika anda ingin mengetahuinya, berikut ini rangkumannya.

Sistem Peredaran Darah Manusia

Sistem peredaran darah pada manusia tersusun atas jantung sebagai pusat peredaran darah, pembuluh-pembuluh darah dan darah itu sendiri yang terdiri dari :

  • carotid artery
  • jugular vein
  • subclavian artery
  • subclavian vein
  • pulmonary artery
  • vena cava
  • aorta
  • renal vein
  • renal artery
  • femoral vein
  • femoral artery

Macam-macam Pembuluh Darah

Pembuluh darah terbagi menjadi:

1. Pembuluh darah arteri

a. Tempat mengalir darah yang dipompa dari bilik
b. Merupakan pembuluh yang liat dan elastis
c. Tekanan pembuluh lebih kuat dari pada pembuluh balik
d. Memiliki sebuah katup (valvula semilunaris) yang berada tepat di luar jantung
e. Terdiri atas:

f. Dindingnya terdiri atas 3 lapis yaitu:

  • Lapisan bagian dalam yang terdiri atas Endothelium
  • Lapisan tengah terdiri atas otot polos dengan Serat elastis
  • Lapisan terluar yang terdiri atas jaringan ikat Serat elastis

2. Pembuluh balik (vena)

a. Terletak di dekat permukaan kulit sehingga Daftar Akun 918Kiss mudah di kenali
b. Dinding pembuluh lebih tipis dan tidak elastis.
c. Tekanan pembuluh lebih lemah di bandingkan pembuluh nadi
d. Terdapat katup yang berbentuk seperti bulan sabit (valvula semi lunaris) dan menjaga agar darah tak berbalik arah.
e. Terdiri dari :

  • Aorta yaitu pembuluh dari bilik kiri menuju ke seluruh tubuh
  • Arteriol yaitu percabangan arteri
  • Kapiler, diameter lebih kecil dibandingkan arteri dan vena dan dindingnya terdiri atas sebuah lapisan tunggal endothelium dan sebuah membran basal
  • Vena cava superior yang bertugas membawa darah dari bagian atas tubuh menuju serambi kanan jantung.
  • Vena cava inferior yang bertugas membawa darah dari bagian bawah tubuh ke serambi kanan jantung.
  • Vena cava pulmonalis yang bertugas membawa darah dari paru-paru ke serambi kiri jantung.

Macam Peredaran Darah

Dilihat juga : Mengenal Sosial Emosional Sejak Usia Dini

Peredaran darah manusia merupakan peredaran darah tertutup karena darah yang dialirkan dari dan ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah dan darah mengalir melewati jantung sebanyak dua kali sehingga disebut sebagai peredaran darah ganda yang terdiri dari:

1. Peredaran darah panjang/besar/sistemik

Adalah peredaran darah yang mengalirkan darah yang kaya oksigen dari bilik (ventrikel) kiri jantung lalu diedarkan ke seluruh jaringan tubuh.

Oksigen bertukar dengan karbondioksida di jaringan tubuh. Lalu darah yang kaya karbondioksida dibawa melalui vena menuju serambi kanan (atrium) jantung.

2. Peredaran darah pendek/kecil/pulmonal

Adalah peredaran darah yang mengalirkan darah dari jantung ke paru-paru dan kembali ke jantung. Darah yang kaya karbondioksida dari bilik kanan dialirkan ke paru-paru melalui arteri pulmonalis.

Di alveolus paru-paru darah tersebut bertukar dengan darah yang kaya akan oksigen yang selanjutnya akan dialirkan ke serambi kiri jantung melalui vena pulmonalis.

Proses peredaran darah dipengaruhi juga oleh kecepatan darah, luas penampang pembuluh darah, tekanan darah dan kerja otot yang terdapat pada jantung dan pembuluh darah.

Kelainan pada sistem peredaran darah

Kelainan atau penyakit pada sistem peredaran darah antara lain:

  • Arteriosklerosis yaitu pengerasan pembuluh nadi karena endapan lemak berbentuk plak (kerak) yaitu jaringan ikat berserat dan sel-sel otot polos yang di infiltrasi oleh lipid (lemak).
  • Anemia yaitu rendahnya kadar hemoglobin dalam darah atau berkurangnya jumlah eritrosit dalam darah.
  • Varises yaitu pelebaran pembuluh darah di betis.
  • Hemeroid (ambeien) pelebaran pembuluh darah di sekitar dubur.
  • Ambolus yaitu tersumbatnya pembuluh darah karena benda yang bergerak.
  • Trombus yaitu tersumbatnya pembuluh darah karena benda yang tidak bergerak.
  • Hemofili yaitu kelainan darah yang menyebabkan darah sukar membeku (diturunkan secara hereditas).
  • Leukemia (kanker darah) yaitu peningkatan jumlah eritrosit secara tidak terkendali.
  • Erithroblastosis fetalis yaitu rusaknya eritrosit bayi/janin akibat aglutinasi dari antibodi yang berasal dari ibu.
  • Thalasemia yaitu anemia yang diakibatkan oleh rusaknya gen pembentuk hemoglobin yang bersifat menurun.
    Hipertensi yaitu tekanan darah tinggi akibat arteriosklerosis.