Ojol Protes Tito Karnavian Larang Bawa Orang Kala New Normal

Ojol Protes Tito Karnavian Larang Bawa Orang Kala New Normal – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mendapat protes keras dari pengemudi ojek online (ojol) sebab membuat aturan larangan moda transportasi itu membawa penumpang saat new normal atau tatanan hidup baru diterapkan.

Ketua Presidium Garda Indonesia (asosiasi ojek online) Igun Wicaksono heran dengan keputusan mantan Kapolri itu. Ia juga mempertanyakan latar belakang Daftar Joker123 Tembak Ikan Tito hingga akhirnya malah mengurusi masalah operasional ojek online.

Dengan aturan tersebut berarti ojek tetap tidak boleh mengangkut penumpang selama new normal, sama seperti penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Ojek online berhenti melayani antar jemput penumpang seiring peraturan pemerintah wilayah yang memberlakukan PSBB. Dalam ketentuannya, ojol tidak boleh mengangkut orang kecuali barang.

Jakarta menjadi daerah pertama yang menerapkan PSBB pada 10 April 2020 dan diikuti daerah lainnya. Prediksinya, kenaikan juga akan terjadi pada penggunaan sepeda namun tak akan signifikan mengingat pengendara sepeda di ibukota yang didominasi kaum muda. Belum lagi lalu lintas yang tak ramah kepada pengendara sepeda.

Pun demikian, Darmaningtyas memprediksi pengguna ojol dan kendaraan umum akan menurun meski tak dilarang pemerintah karena ketakutan transmisi virus corona. Ia bertutur bahwa sebetulnya penumpang telah melakukan kontrol diri dan berusaha meminimalisir kontak fisik tanpa aba-aba dari pemerintah.

Namun dikabarkan fitur layanan penumpang ojol bakal kembali aktif jika PSBB wilayah dicabut. Jakarta disebut bakal menyudahi PSBB untuk pertama kali pada 4 Juni Juni dan diganti dengan new normal.

Sebelumnya, Tito tetap melarang jasa ojol mengangkut penumpang ketika tatanan hidup baru atau new normal diterapkan. Larangan juga berlaku bagi ojek konvensional.

Ia menilai keputusan pemerintah melarang ojol mengangkut penumpang tepat selama pandemi virus corona belum berhasil ditangani.

“Sebetulnya tidak ada larangan pun mereka (penumpang) akan mengalami penurunan. Larangan sudah tepat kalau covid-19 belum selesai,” katanya.

Ojol Protes Tito Karnavian Larang Bawa Orang Kala New Normal

Tito tetap melarang jasa ojol mengangkut penumpang

Dalam studi yang dilakukannya tahun lalu, Darmaningtyas mencatat pergerakan di Jabodetabek sebesar 88 juta per hari. Ia memperkirakan pada tahun ini pergerakan akan turun ke level 70 jutaan per hari akibat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan maraknya kerja dari rumah (WFH).

Sepaham, Pengamat Transportasi sekaligus Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno menyebut jarak fisik antara penumpang dan pengendara harus ditegakkan pada saat kenormalan baru.

Ia bilang, jika pun penumpang ojol diwajibkan membawa helm sendiri, resiko penularan covid-19 masih mengintai karena minimnya jarak antara pengendara dan penumpang.

Hal itu terutang Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 440-830 Tahun 2020. Larangan bagi ojek mengangkut penumpang sama seperti saat PSBB.

“Pengoperasian ojek konvensional/ojek online harus tetap ditangguhkan untuk mencegah penyebaran virus melalui penggunaan helm bersama dan adanya kontak fisik Iangsung antara penumpang dan pengemudi,” tulis Kepmendagri yang ditandatangani Tito.

Igun menegaskan pengemudi ojek online menolak aturan tersebut. Ia pun berencana membahas aturan baru Tito ini dengan pemerintah.

“Initinya kami menolak dengan aturan larangan ojol membawa penumpang dan kami akan bahas mengenai hal ini dengan pemerintah,” ucap Igun.

“Domainnya Mendagri kenapa jadi mengurus masalah penumpang ojol. Kami Garda tidak setuju dengan wacana Tito tersebut,” kata Igun melalui pesan singkat, Jumat.

Larangan ojek online mengangkut penumpang saat new normal tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 440-830 Tahun 2020. Larangan ini juga berlaku bagi ojek pangkalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *