Ilmuwan Temukan Cara Baru Mengobati Korban Gigitan Ular dengan Cepat

Ilmuwan Temukan Cara Baru Mengobati Korban Gigitan Ular dengan Cepat,- Gigitan ular menimbulkan ancaman yang berbahaya bagi manusia. Cenderung ada lebih banyak kematian terkait ular dalam satu minggu, dibanding akibat lebah selama satu tahun penuh.

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 80 ribu hingga 140 ribu orang meninggal setiap tahunnya akibat gigitan ular.

Salah satu alasan mengapa angkanya sangat tinggi adalah karena gigitan ular sering terjadi di alam liar. Dan selama ini, perawatan yang dilakukan kerap membutuhkan pengaturan klinis dan pemberian antivenom intravena.

Cara Atasi Gigitan Ular Berbisa adalah dengan Menghisap Lukanya ...

Sebuah studi terbaru, bagaimanapun juga, dapat memberikan pilihan pengobatan untuk membantu menjaga korban gigitan ular tetap hidup sampai pengobatan yang tepat dapat diberikan IDN Poker 99 Online.

Menurut penelitian terbaru dari Liverpool School of Tropical Medicine, pemberian obat oral kepada korban gigitan ular dengan “dimercaprol, dan turunannya 2,3-dimercapto-1-propanesulfonic acid (DMPS)” dapat menghambat penyebaran racun ular untuk sementara waktu.

Lebih lanjut, obat tersebut bahkan lebih kuat ketika kemudian dikombinasikan dengan antivenom tradisional.

Daftar RS di Jakarta yang Sediakan Serum Anti-Bisa Ular

Studi mereka menunjukkan bahwa DMPS dapat digunakan sebagai obat oral bagi korban gigitan ular sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan. Sementara antivenom dibutuhkan setelah pasien tiba di rumah sakit. Dengan kata lain, pengobatan dini dengan DMPS memiliki potensi untuk menyelamatkan nyawa.

“Keuntungan menggunakan senyawa seperti DMPS adalah ia sudah menjadi obat berlisensi yang telah terbukti aman dan terjangkau,” kata profesor Nicholas Casewell yang terlibat dalam penelitian tersebut.

“Obat ini secara efektif dapat menetralisir racun ular, menawarkan intervensi awal untuk gigitan yang mengancam jiwa dari ular semacam beludak sisik gergaji,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *