Curi Data sampai Aset Pribadi Ketahui Bahaya dan Cara Mencegah Virus Ransomware.Baru-baru ini terdapat berita kejahatan siber yang bisa mencuri mulai dari data sampai aset pribadi Anda bernama Ransomware. Ransomware merupakan jenis malicious software tertentu yang menuntut tebusan uang dari seorang korban dengan melakukan penahanan pada aset atau data yang bersifat pribadi. yang telah kita rangkum dalam Mysmumn

yang disupport oleh IDN Poker Apk Versi Lama

Kegiatan penyebaran ransomware dilakukan oleh penyerang atau Threat Actor dengan tujuan utama adalah finansial, oleh karenanya Threat Actor menjadikan data pribadi sebagai ancamannya. Ransomware sendiri telah menjadi sebuah epidemi secara global karena hal tersebut terus memakan banyak korban dari seluruh dunia.

Apa Itu Ransomware?

Ransomware

Ransomware merupakan sebuah nama dari kelas malware yang terdiri dari dua kata, ransom (tebusan) dan malware, yang bertujuan untuk menuntut pembayaran untuk data / informasi pribadi yang telah dicuri, atau data yang aksesnya dibatasi (enkripsi).

Tujuan dari pelaku yang melakukan ransomware ini adalah untuk tujuan pemerasan kepada pihak-pihak tertentu terutama perusahaan-perusahaan besar. Ransomware bisa digunakan untuk modus kejahatan pemerasan sederhana (individu) atau secara masal.

Cara ransomware bisa menyerang sistem sekuritas sebuah perusahaan atau data pribad seseorang dengan cara mengirim email yang disertai lampiran samar yang dinamai misalnya “Invoice”.

Makin canggih, ‘email’ ini bisa dibuat seakan-seakan dari orang yang dkenal atau karyawan perusahaan tersebut untuk menurunkan kewaspadaan Anda terhadap lampiran yang menempel pada email tersebut. Membuat Anda tidak sengaja mengunduhnya dan akhirnya virus tersebut tembus dan merusak sistem sekuritas computer Anda.

Jenis-Jenis Virus Ransomware yang Harus Diketahui

virus ransomware

Terdapat beberapa jenis virus ransomware yang ada saat ini. Berikut beberapa jenis virus ransomware yang dkutip dari jurnal Mihail Anghel dan Andrei Racautanu pada tahun 2019 yang berjudul “A note on dfferent types of ransomware attacks” yaitu:

1. Encrypting Ransomware

Jenis ransomware ini, setelah selesai djalankan akan secara dam-dam melakukan pencarian dan mengenkripsi file penting d sistem komputer korban. Setelah langkah pertama selesai, sebuah pesan akan dtampilkan kepada pengguna yang isinya meminta tebusan dan untuk mengembalikan file yang terkunci (enkripsi).

Instruksi akan secara rinci dberikan kepada pengguna seperti informasi kontak baik telepon maupun email dsedakan. Setelah tebusan dbayarkan, korban akan dberikan kunci atau kode untuk dekripsi file, yang dapat djalankan khusus untuk mendekripsi file d sistem komputer korban.

Contoh dari encrypting ransomware adalah CryptoWall, CryptoLocker, WannaCry dan Locky.

2. Non-Encrypting Ransomware

Ransomware jenis non-encrypting yang melakukan penguncian akses pengguna ke sebuah sistem komputer tanpa melakukan enkripsi pada sistem file dan menampilkan pesan penyerang untuk menuntut sebuah tebusan (ransom) atau meminta tindakan pengguna yang membutuhkan uang untuk membuka kunci.

Untuk membuat pengguna membayar uang tebusan, beberapa threat actor akan dgunakan untuk menekan korbannya agar memberikan berikan pembayaran awal dengan meminta pengguna untuk menghubungi nomor telepon tertentu.

Contoh ransomware ini adalah Winlocker dan Reveton.

3. Leakware (Doxware)

Jenis ransomware ini berbeda dari yang sebelumnya d atas karena tidak melakukan pemblokiran akses ke sistem komputer korban atau informasi apa pun yang dsimpan  dalamnya.

Namun sebaliknya, secara dam-dam mengumpulkan informasi sensitif dari sistem komputer dan menggunakannya untuk melakukan blackmail atau black campaign kepada korban.

Informasi yang dkumpulkan nantinya dsimpan d server atau mesin lain yang terinfeksi dan penyerang akan mengancam korban bahwa data akan dpublikasikan jika pembayaran tidak dlakukan.

4. Mobile Ransomware

Ransomware ini menargetkan perangkat seluler (ponsel, tablet, dll) dan mengincar data sensitif pengguna perangkat. Threat actor melakukan pembatasan akses dari pengguna ke data korban, dan hanya muncul informasi mengenai detail yang harus dbayarkan beserta informasi penyerang pada perangkat korban.

 

Ciri-Ciri Perangkat Telah Terinfeksi Virus Ransomware

perangkat terinfeksi virus ransomware

Terdapat ciri-ciri perangkat Anda telah terinfeksi oleh virus ransomware, antara lain yaitu:
  • Seluruh format file, baik video, foto, atau dokumen lainnya berubah menjad format tertentu serta tidak dapat dakses.
  • Data atau file yang berada d perangkat lain terinfeksi virus ransomware setelah menggunakan flashdsk atau meda penyimpanan lain yang sebelumnya dgunakan pada perangkat Anda.
  • Terdapat pesan yang berasal dari hacker, biasanya dalam format txt yang berisi surat ancaman dan permintaan tebusan dari pihak hacker.
  • D dalam surat ancaman tersebut terdapat drive C: System yang d dalamnya berisi Personal ID dengan kode unik yang merupakan alamat/ wadah agar dapat membuka akses file yang telah dkunci.
  • Cara Mencegah Serangan Virus Ransomware

    cara cegah serangan virus ransomware

    Terdapat beberapa langkah cepat dan efektif yang bisa dlakukan untuk mencegah serangan ransomware ke seluruh perangkat Anda, yaitu:

    1. pernah mendownload software atau file apapun dari sumber-sumber yang tidak dapat dpertanggungjawabkan kepercayaannya. Apalagi jika berasal dari orang atau pihak yang tidak dkenal yang dkirimkan melalui email.
    2. membuka atau menjalankan file yang berasal dari sumber-sumber yang tidak dapat dpercaya, pada umumnya dkirimkan melalui email.
    3. Jangan pernah menggunakan flashdsk atau media penyimpanan apapun saat berbagi data-data penting.
    4. Selalu mengaktifkan firewall pada computer.
    5. Mengaktifkan fitur “safe browsing” pada peramban (browser) yang dgunakan.
    6. Melakukan install perangkat tambahan anti ransomware yang dapat Anda temukan d Internet.
    7. Lakukan update software yang berasal dari pengembang resminya.
    8. pastikan komputer mendapatkan patch terbaru dan pembaruan terbaru.
    9. melakukan melakukan scanning komputer menggunakan Anti-Virus dengan pembaruan terbaru secara berkala.
    10. melakukan backup secara berkala terhadap beberapa data-data penting.
    11. Jika sudah terlanjur terinfeksi lakukan hal ini:
      1. Segera menghapusnya menggunakan software antivirus
      2. Menghubungi IT support untuk segera melakukan pemeriksaan dan pemulihan agar seluruh data-data penting bisa dgunakan kembali.
      3. Menghapus ransomware melalui safe mode
      4. Lakukan install ulang pada software d perangkat Anda yang telah terinfeksi virus ransomware.

    Kenali Virusnya Agar Pencegahan Semakin Maksimal

    Curi Data sampai Aset Pribadi Ketahui Bahaya.Virus ransomware bisa menyerang perangkat apapun, baik milik pribad sampai milik perusahaan besar. Untuk itu, pengenalan secara mendalam terhadap virus satu ini penting untuk setiap orang yang memiliki perangkat elektronik yang tersambung ke internet.