Cara Mengatasi Impulsif dan Pencegahannya. Seperti artikel yang sebelumnya jika Impulsif merupakan tindakan tanpa memandang ke depan yang kurang dipahami, diungkapkan secara dini, berisiko tidak perlu, dan tidak sesuai dengan kondisi. Gangguan mental ini terkait dengan hasil yang tidak diinginkan, bukan yang diinginkan

Cara Mengatasi Impulsif

Perilaku ini dapat menjadi parah dan melekat, gejalanya seringkali berhasil diobati. Ada banyak perawatan untuk BPD memiliki komponen yang secara khusus menargetkan impulsif.

Berikut ini beberapa cara mengatasi impulsif:

1. Obat-Obatan

Cara mengatasi impulsif dapat menggunakan obat-obatan seperti selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI) terkadang dikombinasikan dengan antipsikotik dosis rendah yang juga dapat membantu. Penggunaan obat ini cocok apabila perilaku seseorang ekstrem dan berisiko bagi keselamatannya atau orang-orang di sekitarnya.

Selain obat tersebut, berikut sejumlah obat yang secara khusus dapat mengobati impulsif:

  • Antipsikotik atipikal: Abilify dapat mengurangi masalah interpersonal dan sifat impulsif.
  • Stabilisator suasana hati: Lamictal dapat membantu mengurangi impulsif dan kemarahan, sementara Topamax dapat memperbaiki impulsif, kemarahan, dan kecemasan.

Dilihat juga : Pengertian dan Penyebab Perilaku Impulsif

2. Psikoterapi

Dialectical behavior therapy (DBT) atau terapi perilaku dialektik secara khusus membangun keterampilan yang mengurangi sifat impulsif dan meningkatkan kemampuan untuk berpikir sebelum bertindak. Dengan perawatan untuk menangani emosi yang kuat, pengidap BPD lebih siap untuk menghadapi situasi tanpa pertentangan.

Perhatian yang penuh, keterampilan yang diajarkan dalam DBT dapat mendorong seseorang untuk tetap pada saat ini. Kondisi ini dapat membantu untuk tetap lebih sadar akan tindakan sehingga meluangkan waktu untuk mempertimbangkan konsekuensinya.

Menjalani cara ini dapat membantu seseorang meluangkan waktu untuk memikirkan pilihan, memberdayakan untuk membuat keputusan yang lebih rasional tentang bagaimana merespons peristiwa terhadap lingkungan. Meditasi perhatian penuh adalah bekal yang sering digunakan untuk mendukung pelatihan.

Pencegahan Perilaku Impulsif

Salah satu cara untuk mengurangi kemungkinan perilaku impulsif adalah dengan menghilangkan efek positif jangka pendeknya. Segera setelah terlibat dalam perilaku ini, segera lakukan analisis berantai untuk menghubungkan dengan apa seseorang terlibat dalam perilaku ini sejak awal.

Dalam analisis berantai, Anda dapat mencoba menghubungkan semua kaitan antara perilaku dan konsekuensinya.

Sumber : doktersehat.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *