Soft skill untuk anak muda

Beberapa soft skill yang harus di kuasai anak muda –  soft skill adalah kemampuan yang lebih sulit untuk diukur dan sifatnya subjektif. Tapi, bukan berarti soft skill tidak bisa dilatih. Soft skill adalah kemampuan interpersonal dan lebih mengarah pada karakteristik serta bagaimana cara kamu bersikap, berinteraksi, dan berkomunikasi dengan orang lain.

Beberapa soft skill yang harus di kuasai anak muda

Komunikasi

Soft skill wajib nomor satu yang harus dimiliki saat ini adalah komunikasi. Dimanapun kamu berada, kamu butuh untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain. Dengan teman, guru atau dosen, hingga rekan kerja dan bos kamu nantinya. Kedengarannya sih simple, tapi masih banyak lho yang sulit untuk menerapkan komunikasi yang baik.

Mulai dari mendengarkan partner bicara, menjelaskan atau mengungkapkan sesuatu, menulis, hingga presentasi. Hayo, siapa nih di antara Quipperian yang masih suka deg-degan kalau disuruh berbicara di depan banyak orang? Yuk, dilatih biar komunikasi kamu makin baik!

Kepemimpinan

Dengan pribadi yang mudah bersosialisasi, kamu secara alami akan mulai mengembangkan keterampilan kepemimpinan untuk mengelola dan memotivasi anggota tim dan rekan kerja. Mampu terhubung dan berhubungan dengan orang lain dengan mudah menjadi penting untuk mendapatkan kepercayaan dan rasa hormat dari orang-orang di sekitarmu.

Sebagai komunikator handal, akan lebih mudah bagimu untuk memanfaatkan keterampilan resolusi konflik untuk mengatur dan memimpin orang. Contohnya keterampilanmu dalam menulis CV.

Mampu Bekerja Sama

Walaupun skill individu sangat penting, tapi jangan lupakan kemampuan bekerja sama, Quipperian. Kamu akan selalu membutuhkan kerja sama yang baik dengan partner atau rekanmu nanti. Untuk itu, diperlukan sebuah tim yang solid dan melengkapi satu sama lain. Kamu harus melatih diri untuk bisa menerima pendapat orang lain, berdiskusi dan mencapai solusi, menghargai perbedaan pendapat, serta berkontribusi sesuai kemampuanmu.

Time management

Waktu adalah mata uang dalam kehidupan yang terbatas. Jika seseorang tidak menggunakannya sebaik mungkin, maka penyesalan akan sia-sia belaka. Untuk itu seorang penguasa harus memiliki keahlian dalam pengaturan waktu sehingga ia bisa bekerja secara efektif dan efesien. Dengan demikian diharapkan keberhasilannya dalam dunia usaha diikuti juga dengan kesuksesan dalam rumah tangga maupun kepuasan secara pribadi dan spiritual.

Pikiran dan perkataan internal yang positif

“Pada akhirnya tidak peduli apa yang orang lain pikirkan tentang Anda,” tulis Shobhit Singhal, “tapi apa yang Anda pikirkan tentang diri Anda tentu tidak, dan dibutuhkan waktu untuk membangun tingkat kepercayaan dan kemampuan untuk percaya pada diri sendiri ketika tidak seorang yang mempercayai Anda.”

Bahayanya pikiran dan perkataan negatif kepada diri sendiri menurut Betsy Myers, pendiri The Center for Women and Business di Bentley University adalah bisa menghancurkan rasa percaya diri seseorang.