Ketakutan Seseorang Saat Naik Pesawat Terbang Menurut Sains

Ketakutan Seseorang Saat Naik Pesawat Terbang Menurut Sains

Ketakutan Seseorang Saat Naik Pesawat Terbang Menurut Sains – Ketakutan adalah suatu tanggapan emosi terhadap ancaman. Takut adalah suatu mekanisme pertahanan hidup dasar yang terjadi sebagai respons terhadap suatu stimulus tertentu, seperti rasa sakit atau ancaman bahaya. Beberapa ahli psikologi juga telah menyebutkan bahwa takut adalah salah satu dari emosi dasar, selain kebahagiaan, kesedihan, dan kemarahan.

Di awal tahun ini, kita kembali berduka karena sebuah musibah terjadi, yakni jatuhnya pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta–Pontianak pada Sabtu, 9 Januari 2021. Pada hari yang sama, pesawat dengan nomor penerbangan SJY 182 ini diduga mengalami kecelakaan dan jatuh di laut sekitar Pulau Lancang dan Pulau Laki, Kepulauan Seribu.

Nah, meskipun pesawat terbang masih termasuk moda transportasi paling aman di dunia, nyatanya masih ada kecelakaan pesawat yang membuat kita merasa ngeri sekaligus takut untuk naik pesawat terbang. Menurut sains, ada beberapa Aplikasi IDN Poker alasan logis yang membuat seseorang merasa takut untuk  naik pesawat terbang.

1. Aviophobia

5 Alasan Sains Mengapa Seseorang Bisa Takut Naik Pesawat Terbang

Menurut laman Medical News Today, ada sebuah fobia atau ketakutan berlebih terhadap pesawat terbang, yakni aviophobia. Fobia ini merupakan ketakutan seseorang untuk terbang atau menggunakan pesawat terbang. Secara umum, fobia terbang ini menjadi salah satu penyebab yang paling umum mengapa seseorang takut untuk menggunakan pesawat terbang.

Biasanya, dalam tingkatan yang parah, penderita bisa berkeringat deras, gemetar, mual, pusing yang parah, hingga pingsan. Untuk menghadapinya, satu-satunya jalan adalah dengan cara memupuk keberanian untuk mengatasi ketakutan. Tentu, ini bukan hal mudah. Namun, hanya orang yang bersangkutan yang bisa mengatasi rasa takutnya akan sesuatu.

Jika sudah parah, mungkin tindakan medis akan diperlukan. Biasanya, atas seizin dokter, pasien bisa mengonsumsi obat-obatan anticemas. Namun, tetap saja, solusi terbaik adalah memupuk keberanian dari dalam diri dan bulatkan tekad untuk mengalahkan ketakutan kita.

2. Pengaruh media

5 Alasan Sains Mengapa Seseorang Bisa Takut Naik Pesawat Terbang

Ketakutan akan sesuatu bisa didapat dari mana saja, salah satunya media. Beberapa media memang kerap memberitakan mengenai kecelakaan pesawat terbang secara berlebihan, bahkan sampai membuat trauma orang lain. Laman Anxiety Coach mencatat bahwa media bisa membentuk seseorang menjadi pribadi yang mudah cemas akan sesuatu.

Bagaimana cara mengatasinya? Batasi membaca atau melihat media yang sering mengulas tentang kecelakaan transportasi, baik itu darat, laut, atau udara. Pasalnya, tidak semua orang bisa memberikan toleransi pada psikisnya untuk memilah mana yang harus ditakuti dan mana yang tidak. Seseorang juga wajib bijaksana dalam mengonsumsi berita dan jangan sampai percaya pada berita hoaks alias berita yang menyesatkan.

3. Memiliki pengalaman buruk dengan pesawat terbang

5 Alasan Sains Mengapa Seseorang Bisa Takut Naik Pesawat Terbang

Pengalaman adalah guru yang paling berharga. Ya, pepatah itu memang benar adanya. Itu sebabnya, ada banyak orang yang mungkin akan mengalami trauma jika mereka pernah mengalami kejadian tidak mengenakkan dengan pesawat terbang. Mungkin di masa lalu mereka pernah mengalami turbulensi hebat yang cukup menakutkan.

Ilmuwan bernama Dave Carbonell, Ph.D. menyatakan bahwa kasus-kasus ketakutan berlebih saat terbang bisa diakibatkan pengalaman buruk di masa lalu yang terakumulasi menjadi sebuah trauma dalam pikiran seseorang. Ini masih ada hubungannya dengan aviophobia yang sudah dijelaskan di atas. Pengalaman buruk memang bisa membentuk sebuah perasaan traumatis pada pribadi seseorang.

Beberapa cara untuk mengatasinya adalah berdoa dan selalu berpikiran positif. Ya, kedua hal ini secara psikologis telah terbukti ampuh untuk mengatasi ketakutan berlebih, baik dalam hal penerbangan maupun hal-hal lainnya. Dengan selalu berpikiran positif, tubuh kita juga akan menjadi lebih rileks dibanding sebelumnya.

4. Memiliki ketakutan akan ketinggian

5 Alasan Sains Mengapa Seseorang Bisa Takut Naik Pesawat Terbang

Mungkin ada banyak orang di dunia ini yang takut akan ketinggian. Namun, takut dalam batasan wajar adalah hal normal. Akan tetapi, ketakutan ekstrem pada ketinggian (acrophobia) bisa mengganggu hidup seseorang jika ia akan menggunakan pesawat terbang sebagai moda transportasinya.

Ketakutan ekstrem ini merupakan bagian dari gangguan kecemasan. Namun, dalam batasan yang lebih rendah, ketakutan akan ketinggian merupakan sifat natural manusia yang tertanam dalam proses evolusi. Nah, naik pesawat terbang akan menjadi momok paling menakutkan bagi penderita acrophobia.

Seseorang bisa duduk di baris dekat lorong kabin jika memang ia menderita acrophobia. Dengan duduk di tengah (dekat lorong), diharapkan penderita fobia ini tidak melihat ke arah luar melalui jendela pesawat.

5. Sering merasa tidak nyaman karena mabuk perjalanan

5 Alasan Sains Mengapa Seseorang Bisa Takut Naik Pesawat Terbang

Untuk sebagian orang, mabuk perjalanan adalah hal yang sangat menyiksa. Mabuk perjalanan di anggap bukan sebagai penyakit, melainkan kelainan fungsi tubuh yang memengaruhi keseimbangan di telinga bagian dalam. Jika sudah begini, perjalanan jauh–entah itu menggunakan mobil, kapal laut, atau pesawat–menjadi ketakutan terbesar pada saat seseorang melakukan perjalanan.

Mabuk perjalanan tidak berhubungan dengan fobia-fobia yang telah di sebutkan di atas. Namun, mabuk perjalanan lebih di sebabkan oleh internal tubuh dan juga eksternal (lingkungan sekitar). Pada kasus internal tubuh, mabuk perjalanan lebih di sebabkan oleh gangguan keseimbangan yang menyebabkan mual dan muntah. Sementara, kasus eksternal lebih mengarah pada ketidaksinkronan antara pandangan dengan yang di rasakan.

Laman Family Doctor menjelaskan bahwa jika tubuh kita berada di dalam kendaraan yang bergerak, seharusnya pandangan kita juga bergerak. Nah, pada saat pandangan kita tertuju ke bawah, misalnya kita fokus bermain HP, sinyal otak kita akan terganggu akibat perbedaan perspektif. Ketidakseimbangan inilah yang membuat seseorang merasa pusing, mual, dan muntah.

Itulah beberapa penyebab ilmiah yang membuat seseorang takut untuk naik pesawat terbang. Jika akan melakukan perjalanan jarak jauh, sebaiknya kamu siapkan kebugaran fisik dan mental kamu supaya perjalananmu menyenangkan.