Ini Alasan Mengapa Kamu Perlu Melakukan Detoks Media Sosial Lho

Ini Alasan Mengapa Kamu Perlu Melakukan Detoks Media Sosial Lho

Ini Alasan Mengapa Kamu Perlu Melakukan Detoks Media Sosial Lho – Media sosial (sering di salah tuliskan sebagai sosial media) adalah sebuah media daring yang digunakan satu sama lain dimana para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berinteraksi, berbagi, dan menciptakan isi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. Blog, jejaring sosial, dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.

Tak hanya tubuh kita saja, namun kehidupan kita di media sosial juga butuh didetoks, lho. Saat kita sudah merasa terlalu lelah dengan semua ‘racun’ yang ada di media sosial, memang langkah paling tepat yakni dengan membuangnya. Cara terampuh untuk membuang ‘racun’ di media sosial adalah melalui detoks media sosial.

Detoks media sosial berarti kamu mengambil rehat sejenak untuk tidak membuka media sosial yang tenggatnya bisa kamu tentukan sendiri. Apakah hanya tiga hari, seminggu, sebulan, tiga bulan, atau mungkin setahun? Semua tergantung kamu.Jika kamu masih bimbang apakah perlu untuk melakukan detoks media sosial atau tidak, sederet alasan logis berikut mungkin bisa membantumu untuk segera mengambil poker deposit pulsa tanpa potongan keputusan.

1. Sudah kecanduan media sosial

5 Alasan Mengapa Kamu Perlu Melakukan Detoks Media Sosial, Mau Coba?

Coba cek di HP-mu berapa banyak waktu yang kamu habiskan untuk membuka media sosial. Cek saja aplikasi media sosial mana yang paling sering kamu gunakan dan lihat berapa jam yang kamu habiskan di media sosial tersebut.

Lihat statistiknya baik-baik, ya. Karena saking asyiknya terkadang kita jadi lupa berapa lama waktu yang kita habiskan di sana.

Entah untuk melepas penat, memantau apa yang terjadi di lini masa, bertegur sapa dengan orang atau justru malah menikmati keributan yang ada di media sosial. Jika sudah begini tidak perlu marah, dong jika kamu di nyatakan punya ciri-ciri kecanduan media sosial?

Bahkan, tak bisa di pungkiri hal yang pertama kali kita cek di pagi hari dan malam menjelang tidur adalah media sosial. Coba, deh secara perlahan ubah kebiasaanmu ini dengan mengurangi menghabiskan banyak waktu di media sosial.

Tentu akan lain cerita, jika waktu yang kamu gunakan di media sosial untuk bekerja atau berjualan ya, guys. Kecanduan yang di bahas di sini adalah kecanduan karena tidak ada kaitan dengan pekerjaan.

2. Selalu diselimuti perasaan negatif tiap membuka media sosial

5 Alasan Mengapa Kamu Perlu Melakukan Detoks Media Sosial, Mau Coba?

Kamu pasti pernah secara tidak sengaja mengomentari di dalam hati tentang postingan temanmu dengan nada yang nyinyir, kan? Sebagian besar orang pasti pernah setidaknya sekali dalam hidupnya di selimuti perasaan negatif kala melihat unggahan media sosial seseorang.

Bila terjadi sekali atau dua kali hal tersebut masih wajar. Pasalnya bisa jadi karena unggahan temanmu memang tidak sepantasnya di posting di media sosial.

Namun, jika kamu terus-terusan di selimuti perasaan negatif terhadap unggahan siapapun di lini masa media sosialmu. Ini adalah pertanda bahwa kamu perlu untuk melakukan detoks media sosial.

3. Sering membandingkan diri sendiri dan orang lain

5 Alasan Mengapa Kamu Perlu Melakukan Detoks Media Sosial, Mau Coba?

Melihat teman liburan ke Bali kita merasa tak mau kalah. Bahkan sesimpel teman mengunggah foto hasil memasaknya saja, kita buru-buru melakukan hal yang sama. Di sadari atau tidak perilaku yang gemar membandingkan diri kita dengan orang lain tersebut menandakan kita butuh rehat dan detoks sejenak dari media sosial.

Hidup bukanlah suatu ajang perlombaan apalagi hanya sebatas postingan di media sosial. Gak usah, deh membandingkan dirimu dengan lain. Toh, apa yang di tampilkan di media sosial juga tak sepenuhnya seperti apa yang dapat di lihat dengan mata kita.

Orang akan memilih sisi mana yang ingin mereka tampilkan tak hanya di media sosial di kehidupan nyata pun sama. Jadi, tak perlu menilai atau membandingkan dirimu dengan orang lain di media sosial, ya.

4. Lupa dengan kehidupan nyata

5 Alasan Mengapa Kamu Perlu Melakukan Detoks Media Sosial, Mau Coba?

Asyik dengan media sosial tanpa sadar membuat kita lupa bahwa kita punya kehidupan nyata atau kehidupan real life. Mungkin apa yang kita temui di media sosial adalah sesuatu yang menarik yang tak kita temui di dunia nyata.

Mungkin juga ketenaran yang kita raih di media sosial tak kita dapatkan di kehidupan nyata. Namun, bagaimana pun juga kamu punya tanggung jawab untuk tetap menjalani kehidupan nyatamu dan menanggalkan citra dirimu di media sosial.

Bila kamu sampai lupa dengan kehidupan nyatamu, ada baiknya ambil sejenak waktu untuk detoks media sosial. Kamu juga butuh untuk bersosialisasi secara offline tak melulu bersosialisasi secara online.

5. Sulit menikmati setiap momen dalam hidup

5 Alasan Mengapa Kamu Perlu Melakukan Detoks Media Sosial, Mau Coba?

Akui saja pasti banyak dari kita yang lebih mementingkan foto bersama di banding menghargai inti dari sebuah pertemuan. Misalnya, kamu sudah lama gak bertemu dengan temanmu itu, namun baru datang ke café kamu malah langsung mengambil video dan foto dan buru-buru mengunggahnya ke media sosial.

Memang benar itu hakmu untuk mengunggah apapun, toh media sosial yang kamu kelola juga milikmu sendiri. Namun, jika sedikit-sedikit kamu unggah kamu akan kehilangan makna atau momen yang ada di hidupmu. Kamu jadi sulit menikmati momen tersebut. Bukankah momen paling indah saat kita bisa menikmati hidup?

Itulah tadi sederet alasan logis mengapa kita memerlukan detoks media sosial. Tak perlu takut ketinggalan informasi atau apa, guys.

Twitter Uji Coba Fleets, Fitur Mirip Instagram Stories

Twitter Uji Coba “Fleets”, Fitur Mirip Instagram Stories

Twitter Uji Coba “Fleets”, Fitur Mirip Instagram Stories

Twitter Uji Coba “Fleets”, Fitur Mirip Instagram Stories – perusahaan media sosial untuk rupanya suka bereksperimen dengan konten yang Anda dapat menghapus diri atau gaya Instagram Snapchat cerita.

Setelah LinkedIn dikabarkan sedang mempersiapkan untuk melaksanakan fungsi, sekarang Twitter, yang menurut pendapat menguji konsep serupa yang disebut “armada”.

BACA JUGA : Mengenal Obat-obatan Tradisional di Lingkungan Kita

Disebut armada di Indonesia berarti “cepat”, karena ini fitur untuk mengakomodasi masuknya melalui durasi singkat sebelum otomatis terhapus, yang hanya 24 jam Instagram cerita.

Mo Aladham, Product Manager Twitter mengatakan fitur tersebut hadir untuk memberikan alternatif bagi pengguna Twitter yang kurang nyaman membuat bodoh karena publik dan secara permanen di profil pengguna.

“Kami ingin Anda bisa memiliki percakapan dengan cara baru tanpa tekanan, kontrol yang lebih, di luar tweet dan pesan langsung. Hari ini di Brasil, kami menguji armada, cara baru untuk memulai percakapan pikiran cepat,” kata Aladham .

Tidak hanya teks, pengguna Agen s128 sabung ayam online dapat meng-upload GIF berkas, foto dan video di Armada. Kemudian beban armada yang akan mengikuti bertengger di bagian atas timeline.

Armada orang yang mengikuti dan menelusuri kembali Anda (mutual) akan muncul lebih awal, diikuti oleh account yang hanya berikut. Oleh karena itu armada diperkirakan akan memicu percakapan yang lebih pribadi.

Pengguna dapat memberikan emoji, dan sejenisnya, atau mengapung merespon melalui pesan langsung dan membuat ada percakapan. Dengan demikian, kenaikan tidak akan terlihat oleh publik dan tidak mendapatkan retweet.

Diringkas The Verge, Kamis (2020/03/05), Twitter sebenarnya mengembangkan armada konsep selama lebih dari satu tahun. Twitter manajer produk Beykpour Kayvon armada juga mengakui bahwa format adalah cerita meirip.

“Ada banyak kesamaan dalam cerita-cerita yang akrab bagi orang. Ada juga beberapa perbedaan yang disengaja untuk lebih fokus pengalaman untuk berbagi dan melihat isi dari pikiran orang lain,” dia berseru Beykpour di tweet.

Untuk saat ini, armada masih dalam tahap pengujian di Brazil, yang bersifat internal dan hanya dilakukan oleh karyawan di Twitter. Cerita seperti Instagram, Armada cenderung memiliki banyak fungsi editing foto dan video.

Untuk beberapa waktu lalu, Twitter telah mengakuisisi Chroma Labs, pengembang mulai mengedit foto dan aplikasi video Stories populer Chroma.

Tidak menyebutkan nilai akuisisi ini adalah bagaimana. Namun, setelah diperoleh, semua laboratorium peralatan chroma akan bergabung dengan tim produk, desain dan tim teknis di Twitter.