Rekomendasi Film Coming of Age yang Pas Ditonton Awal Tahun Ini Lho

Rekomendasi Film Coming of Age yang Pas Ditonton Awal Tahun Ini Lho

Rekomendasi Film Coming of Age yang Pas Ditonton Awal Tahun Ini Lho – Film, juga dikenal sebagai movie,  gambar hidup, film teater atau foto bergerak, merupakan serangkaian gambar diam, yang ketika ditampilkan pada layar akan menciptakan ilusi gambar bergerak karena efek fenomena phi. Ilusi optik ini memaksa penonton untuk melihat gerakan berkelanjutan antar objek yang berbeda secara cepat dan berturut-turut. Proses pembuatan film  merupakan gabungan dari seni dan industri. Sebuah film dapat dibuat dengan memotret adegan sungguhan dengan  kamera film; memotret gambar atau model “miniatur” menggunakan teknik animasi tradisional; dengan  CGI dan  animasi komputer; atau dengan kombinasi beberapa teknik yang ada dan efek visual lainnya.

Coming-of-age? Apa, sih itu? Mungkin sebagian orang masih merasa asing dengan istilah coming-of-age. Tapi, kalau kamu penggemar berat dan sering menonton film yang menceritakan sebuah perjalanan menuju kedewasaan dan penemuan jati diri para tokohnya, pastinya kamu tahu kalau film-film tersebut termasuk ke dalam film bersubgenre coming-of-age. Coming-of-age adalah sebuah subgenre yang berfokus pada kisah dan perjalanan tokoh-tokohnya dalam menghadapi transisi dari masa muda menjadi dewasa.

Film yang mengusung tema ini umumnya menceritakan problematika yang kerap dialami para remaja, seperti hubungan persahabatan, kisah percintaan, ataupun permasalahan keluarga. Dalam film khas anak muda ini, banyak terselip pelajaran dan pesan moral yang bisa kamu download idn poker android ambil juga, lho. Beranjak dari masa muda menuju dewasa tentunya akan, sedang, atau pernah kita alami, bukan? Gak heran kalau film-film coming-of-age banyak digemari karena ceritanya yang realistis dan terasa dekat dengan kehidupan siapapun yang menontonnya.

1. The Breakfast Club (1985)

5 Rekomendasi Film Coming-of-Age, Pas Ditonton Awal Tahun Ini!

Dimulai dengan film remaja paling klasik dan ikonik di tahun 80-an, The Breakfast Club. Dirilis pada tahun 1985, The Breakfast Club ditulis, disutradarai, dan diproduseri oleh John Hughes. Siapa yang tak kenal John Hughes? Ia telah membuat banyak film coming-of-age di tahun 80an, sebut saja Sixteen CandlesPretty in PinkFerris Bueller’s Day Off, dan tentunya The Breakfast Club.

The Breakfast Club mengisahkan tentang kelima siswa Shermer High School yang harus menjalani hukuman di hari Sabtu akibat ulah yang mereka lakukan. Mereka adalah John Bender, Claire Standish, Andrew Clark, Brian Johnson, dan Allison Reynolds. Kelima siswa yang tidak saling kenal itu harus menghabiskan hari libur mereka untuk membuat esai tentang ‘siapa diri mereka’ di perpustakaan sekolah, tentunya dalam pengawasan sang kepala sekolah yang galak, Richard Vernon.

Meski plotnya sederhana, The Breakfast Club tidak membuat penontonnya merasa bosan sepanjang film berkat tingkah para tokohnya serta dialog dan akting yang tampak natural dan apa adanya. Selain itu, film ini juga berhasil mengangkat pesan terkait isu-isu sosial, salah satunya mengenai pengaruh orangtua dan lingkungan sekolah terhadap perkembangan remaja. Walaupun jadul, ternyata film John Hughes yang satu ini masih dirasa sangat relevan dengan masa sekarang. Film ini bisa kamu tonton di Netflix, ya!

2. Stand by Me (1986)

5 Rekomendasi Film Coming-of-Age, Pas Ditonton Awal Tahun Ini!

Maju ke satu tahun berikutnya, film coming-of-age karya Rob Reiner yang rilis pada tahun 1986 ini berjudul Stand By Me. Film ini berasal dari sebuah adaptasi novel The Body karya Stephen King. Mendengar nama Stephen King, apa kamu berpikir bahwa cerita dalam film ini akan bergenre thriller?

Stand By Me mengisahkan perjalanan keempat remaja berusia dua belas tahun dalam pencarian mayat Ray Brower, anak seusia mereka yang jasadnya di kabarkan hilang dan menjadi pemberitaan luas di kota tempat mereka tinggal, Castle Rock. Empat sekawan itu bernama Gordie Lachance, Chris Chambers, Vern Tessio, dan Terry Duchamp.

Film ini dibuka dengan adegan Gordie dewasa yang membaca berita di koran bahwa salah satu teman masa kecilnya di kabarkan meninggal. Kemudian cerita berlanjut dalam sudut pandang Gordie tentang kenangan masa kecilnya, ketika ia dan ketiga sahabatnya bertualang menemukan mayat hilang di Castle Rock pada tahun 1959, saat usianya dua belas tahun.

Inti sebenarnya dari film ini bukanlah ‘pencarian mayat’. Hal-hal yang mewarnai perjalanan keempat remaja itulah yang berhasil membuat Stand By Me menjadi film yang menarik, walau alurnya cenderung lambat. Film ini mengupas karakter masing-masing tokohnya secara mendalam, tentang bagaimana mereka yang berasal dari latar belakang keluarga yang berbeda bisa bersahabat dan saling memahami satu sama lain.

Dengan tema cerita persahabatan yang sederhana namun sarat makna, film ini pasti akan membuat para penontonnya bernostalgia, merindukan teman-teman serta petualangan-petualangan seru yang pernah di alami saat masa remaja.

3. Sing Street (2016)

5 Rekomendasi Film Coming-of-Age, Pas Ditonton Awal Tahun Ini!

Setelah berhasil dengan film Once (2006) dan Begin Again (2013), John Carney kembali lagi dengan film musikal di tahun 2016 berjudul Sing Street. Selain musikal, film ini juga di balut dengan tema coming-of-age, yang membuat film ini sedikit berbeda dari film musikal John Carney lainnya.

Mengambil latar tahun 80-an di kota Dublin, Irlandia, Sing Street bercerita tentang pencarian jati diri seorang remaja lelaki bernama Connor Lawlor. Cerita ini di awali dengan Connor yang terpaksa harus pindah ke sebuah sekolah katolik gratis akibat masalah ekonomi yang melanda keluarganya.

Hari-hari Connor bergulir begitu saja, tidak ada yang spesial. Sampai suatu saat ia tidak sengaja menemukan Raphina, gadis cantik yang usianya lebih tua dari Connor, sedang berdiri di depan sebuah rumah yang ada di seberang sekolah barunya. Melihat Raphina, Connor tertarik dengan gadis itu dan memutuskan untuk menghampirinya.

Tanpa berpikir panjang, Connor mengaku bahwa dirinya adalah seorang anak band dan sedang mencari model untuk video klip band nya. Demi mendapatkan hati gadis itu, Connor mengajak teman barunya, Darren, untuk membentuk sebuah band. Dari situlah, perjalanan Connor dengan rekan-rekan satu band nya dan juga Raphina di mulai.

Sebagai film tentang musik, tentunya film ini tidak terlepas dari lagu. Sing Street menghadirkan lagu-lagu bergenre britpop khas 80-an yang terdengar sangat catchy. Liriknya pun memiliki makna tersirat, yang utamanya menggambarkan kisah romansa Connor dengan Raphina.

Untuk kamu penggemar film tentang musik, nggak boleh melewatkan film yang satu ini karena perjalanan musik Connor and friends ini asyik banget untuk ditonton! Film ini tersedia di layanan streaming CatchPlay+, ya.

4. Lady Bird (2017)

5 Rekomendasi Film Coming-of-Age, Pas Ditonton Awal Tahun Ini!

Di tahun 2017, sebuah film coming-of-age berjudul Lady Bird garapan Greta Gerwig di rilis dan menjadi topik perbincangan yang cukup ramai karena mendapatkan respon positif dari para kritikus film dan penonton. Pasalnya, sebagai film debut sang sutradara, Lady Bird telah mencetak banyak prestasi yang gemilang.

Film yang berada dalam naungan rumah produksi A24 ini berhasil memenangkan penghargaan Golden Globes 2018 untuk kategori Best Motion Picture – Musical or Comedy, serta pemeran utama dalam film, Saoirse Ronan, berhasil meraih kategori Best Actress. Selain itu, Lady Bird juga masuk ke dalam nominasi Oscar 2018 untuk kategori Best Picture, Best Actress, dan Best Supporting Actress.

Lady Bird bercerita tentang seorang gadis remaja bernama Christine McPherson. Yang terobsesi untuk menamai dirinya ‘Lady Bird’ dan berambisi untuk segera meninggalkan kota asalnya. Sacramento dan menempuh pendidikan kuliahnya di kota besar. Di menit-menit awal film ini, penonton di suguhkan dengan tokoh Christine. Yang sedang cekcok di mobil dengan sang ibu, Marion.

Ya, memang konflik utama yang di angkat oleh film Lady Bird adalah hubungan antara anak perempuan dengan ibu. Dan bagaimana Christine yang pemberontak dan keras kepala seringkali berselisih paham dengan ibunya. Chemistry keduanya dalam film ini sangat brilian berkat kualitas akting para pemainnya. Dialognya pun terasa natural dan spontan bak tanpa naskah. Itulah yang membuat film ini menuai banyak respon positif walaupun dengan storyline yang sederhana. Selain permasalahan ibu dan anak, film ini di bumbui dengan problematika khas remaja lainnya seperti percintaan dan persahabatan.

Lady Bird bukanlah film yang penuh plot twist. Tapi dengan cerita yang realistis dan sederhana, film ini pasti akan tetap mengena di hati para penontonnya. Untuk kamu yang penasaran, langsung tonton di Netflix, ya!

5. Little Women (2019)

5 Rekomendasi Film Coming-of-Age, Pas Ditonton Awal Tahun Ini!

Dua tahun setelah sukses dengan film debutnya, kali ini Greta Gerwig kembali duduk di kursi sutradara. Ia kembali menyutradarai dan menulis film coming-of-age bertajuk Little Women. Meski baru tayang pada Februari 2020 di Indonesia, film ini rilis lebih dulu di Amerika pada akhir tahun 2019.

Little Women di adaptasi dari sebuah novel klasik tahun 1896 karya Louisa May Alcott dengan judul yang sama. Berkali-kali di adaptasi ke layar lebar, ternyata Little Women arahan Greta Gerwig ini merupakan film adaptasi yang ketujuh, lho. Film ini juga berhasil masuk dalam enam nominasi Oscar 2020 dan menyabet penghargaan Best Costume Design.

Mengambil latar waktu abad-19 atau setelah perang saudara di Amerika. Secara garis besar Little Women berkisah tentang kehidupan keluarga kecil March bersaudara di Massachusetts. Empat saudara perempuan itu ialah Meg, Jo, Beth, dan Amy.

Jalan cerita yang kuat dan kualitas akting para pemainnya menjadi daya tarik film Little Women. Walau mengambil latar waktu di tahun 1800-an. Ternyata film ini tetap berhasil menghadirkan konflik keluarga, karir, dan cinta yang masih relate dengan masa sekarang. Penuh dengan perasaan hangat, ceria, dan haru yang bercampur menjadi satu, film ini cocok banget untuk kamu tonton bersama keluarga. Kamu bisa menonton film ini secara resmi di Netflix.