Pendidikan Life Skill Ini Bisa Jadi Metode Balajar yang Asyik Lho

Pendidikan Life Skill Ini Bisa Jadi Metode Balajar yang Asyik Lho – Kecakapan hidup adalah kemampuan untuk melakukan perilaku adaptif dan positif yang memungkinkan manusia untuk menghadapi tuntutan dan tantangan hidup secara efektif. Konsep ini juga disebut sebagai  kompetensi psikososial . Subjek ini sangat bervariasi tergantung pada norma sosial dan harapan komunitas, tetapi keterampilan yang berfungsi untuk kesejahteraan dan membantu individu untuk berkembang menjadi anggota komunitas yang aktif dan produktif dianggap sebagai keterampilan hidup.

Pembelajaran jarak jauh sebagai alternatif untuk memberikan hak siswa terhadap pendidikan. Guru bekerja sama dengan orangtua melalui WhatsApp grup untuk menyampaiakan pembelajaran, ada juga yang menggunakan Zoom, Google Meet, dan platform lainnya. Selama ini kegiatan pembelajaran jarak jauh dilakukan untuk menyampaiakan materi dengan jadwal yang sedemikian rupa hingga ada batasan waktu pengumpulan. Anak- anak merasa jenuh dan bosan, karena itu seorang guru juga harus mengantisipasi hal-hal seperti ini.

Untuk mengubah kejenuhan siswa, guru juga bisa memasukkan kegiatan life skill yang bisa di lakukan, yakni bekerja sama dengan orangtua membantu pekerjaan rumah. Penulis yang juga merupakan Fasilitator Daerah Tanoto Foundation Kalimantan Timur, yang mengajar Situs Sbobet di MIN 1 Balikpapan, memiliki beberapa ide metode belajar life skill untuk murid yang bisa diterpakan.

1. Menggerakkan penghijauan di lingkungan rumah

5 Pendidikan Life Skill Ini Bisa Jadi Metode Balajar yang Asyik, Lho! 

Siswa di ajak untuk menanam, melakukan penghijauan di lingkungan rumahnya. Penghijauan ini banyak manfaatnya, selain melatih siswa untuk mencintai lingkungan dan menjaga bumi siswa juga akan merasa senang bisa sambil bermain. Sebagai tugasnya guru bisa menugaskan siswa membuat laporan kegiatan murid selama melakukan tugasnya melakukan gerakan penghijauan di rumah.

2. Penugasan memasak untuk melatih anak mandiri sejak usia dini

5 Pendidikan Life Skill Ini Bisa Jadi Metode Balajar yang Asyik, Lho! 

Siswa di berikan tugas untuk membantu orang tua memasak di dapur. Penugasan memasak ini banyak manfaatnya, bisa membantu pekerjaan orangtua di dapur, anak juga belajar mandiri, belajar menghitung takaran, menyebutkan nama-nama bahan di dapur, juga bisa belajar menyajikan setelah memasak.

Sebagai tugasnya guru bisa menugaskan siswa membuat cerita menjadi beberapa paragraf sehingga mejadi cerita yang baik dan menarik. Pastinya kegiatan ini akan mengasyikkan dan menjadi selingan pembelajaran yang menarik.

3. Membersihkan rumah untuk meningkatkan rasa tanggung jawab anak

5 Pendidikan Life Skill Ini Bisa Jadi Metode Balajar yang Asyik, Lho! 

Kegiatan ini melatih siswa untuk belajar membantu orangtua menjaga kebersihan rumah, selain itu juga untuk melatih tanggung jawab dalam menjaga kebersihan rumah. Jadi bagi anak yang belum pernah membantu orangtua karena ada tugas dari guru, akhirnya bisa memegang sapu dan alat-alat kebersihan lainnya. Setelahnya siswa bisa menuliskannya dalam cerita pendek.

4. Melipat pakaian yang telah di cuci

5 Pendidikan Life Skill Ini Bisa Jadi Metode Balajar yang Asyik, Lho! 

Kegiatan melipat pakaian ini banyak juga manfaatnya bagi anak. Diantaranya melatih motorik halus kekuatan jari-jemari tangannya. Serta melatih kemandirian juga mengajarkan pentingnya kebersihan dan kerapihan. Siswa juga bisa di beri tugas membuat laporan atau menulis kegiatan yang di lakukan selama melakukan tugas melipat baju ini.

5. Membuat poster untuk dipasang di rumah

5 Pendidikan Life Skill Ini Bisa Jadi Metode Balajar yang Asyik, Lho! 

Untuk menjaga kenyamanan tempat tinggal, siswa bisa di ajak berkreasi membuat poster yang unik. Poster ini berfungsi untuk mengajak penghuni rumah agar mematuhi aturan supaya rumah menjadi nyaman. Siswa bisa berkreasi dengan buku gambar dan pensil warnanya, selanjutnya bisa di tempelkan di sudut rumah.

Sebenarnya masih banyak contoh pendidikan life skill yang bisa di terapkan. Guru harus lebih kreatif untuk memadukan pembelajaran dengan kegiatan yang bermanfaat supaya tidak membosankan. Anak senang, orangtua juga senang dan tidak terbebani selama belajar di rumah.