Pengertian – Organ yang berada didalam tuhub manusia memiliki cara kerja dan funginya masing-masing, salah satunya adalah ginjal kita. Ginjal adalah salah satu organ tubuh ynag letaknya dekat dengan bagian tengah panggul, tepatnya itu berada dibawah tulang rusuk. Sama seperti bagian oragan tubuh lainnya, fungsi dari ginjal pun tak kalah pentingnya untuk tubuh. Ginjal tersebut terdiri dari satu pasang organ, yaitu ginjal kiri dan ginjal kanan. Panjang dari ginjal manusia sekitar 10cm dengan berat ukuran kurang lebih 200 gram. Sebagai alat organ ekskresi, ginjal mengeluarkan sisa penyaringan darah berupa urine. Ginjal dapat diibaratkan sebagai alat mesin yang begitu canggih. Karena ginjal adalah bagian organ yang memiliki peranan yang sangat vital. Bagaimanakah cara kerja dari ginjal ?

Cara kerja Ginjal

Cara kerja ginjal diawali dari proses penyaringan darah yang akan dialirkan dari arteri ginjal menuju pada ginjal. Didalam arteri ginjal air juga larutan yang akan di saring dan bagian dari larutan yang tidak dapat di filter kemudian akan dilarikan lagi ke sebuah sistem sirkulasi kapiler glomerulus, dalam glomelurusair dan juga zat yang sudah terlarut akan disaring sehingga akan menghasilkan cairan urine primer dan kemudian akan masuk ke dalam bowman. Jadi dapat dikatakanjika hampir setiap hari manusia dileawati darah hampir 350 kali.

Baca juga : Mengenal Sistem Peredaran Darah Manusia

Cara kerja ginjal kedua adalahmengatur jalanya proses penyaringan glomerulus yang sering digunakan untuk tes dalam diagnose pada fungsi ginjal. Dalam sebuah filtrar glomeruli tersebut terdapat adanya sautu zat yang dapat digunakan untuk dimanfaatkan kembali bagi manusia. Zat tersebut anatara lain asam amino, glukosa garam dan air dan zat-zat tersebut akan DAFTAR POKER IDN melalui sebuah tubulus proksimal yang terdapat pada bagian korteks, pada medula lengkung henle sampai kepada bagian tubulus distal.sebetulnya masih banyak cara kerja ginjal lainnya, dn kemudain akan saya bebaskan kesempatan yang akn datang.

1. Menyaring Darah
Konsumsi makanan yang kita makan sehari-hari sebagai penghasil energistelah melalui proses pencernaan pastilah akan menghasilkan banyak zat sisa dan limbah serta racun atau toksin. Zat tersebut yang akan dikeluarkan oleh ginjal karan jika tidak makan akan sangat berbahadia bai tubuh.

Nefron adalah salah satu bagian ginjal yang menjalankan fungsi ini. Apabila seseorang tidak memiliki ginjal, maka orang tersebut akan mati karena tubuhnya teracuni oleh kotoran yang dihasilkan oleh tubuh manusia itu sendiri. Untuk melakukan hal tersebut, ginjal harus menyaring sekitar 200 liter darah dan menghasilkan 2 liter zat-zat sisa dan air per harinya. Jadi, bisa disimpulkan bahwa Anda buang air kecil sebanyak kurang lebih 2 liter per harinya.

2. Membentuk Urine
Urine adalah hasil ekskresi dari penyaringan ginjal. Urine mengandung zat-zat yang sudah tidak diperlukan bagi tubuh atau yang kadarnya melebihi batas normal. Kandungan utama urine adalah air, urea, dan amonia. Terdapat tiga proses pembentukan urine yaitu filtrasi, reabsorbsi, dan augmentasi.

3. menjaga keseimbangan Air dalam tubuh
Ginjal setiap hari mengeluarkan sekitar 2 liter air dari dalam tubuh. Sebagian air dikeluarkan supaya tidak terjadi kelebihan air di dalam darah. Jika kelebihan, maka darah akan mengencer dan sangat berbahaya bagi tubuh. Tubuh menjaga keseimbangan air dengan mempertahankan tekanan osmotik ekstraseluler (di luar sel). Jika tekanan tersebut berlebihan, maka akan dikeluarkan dari tubuh salah satunya melalui ginjal.

4. Mempertahankan keseimbangan kadar asam dan basa
Ginjal berfungsi untuk mempertahankan keseimbangan kadar asam dan basa dari cairan tubuh dengan cara mengeluarkan kelebihan asam/basa melalui urine.

5. Mengatur Kadar Klium Dalam darah
Kalium (K) atau potasium adalah mineral yang berfungsi untuk membuat semua sel, jaringan, dan organ dalam tubuh tetap berfungsi dengan baik. Kalium sangatlah penting bagi tubuh. Namun jika kadarnya terlalu berlebihan maka akan terjadi hiperkalemia yang dapat menyebabkan otot jantung berhenti berdetak atau berdetak tidak beraturan. Jika kadarnya di dalam darah kurang, maka akan terjadi kelelahan, kulit kering, kelemahan otot, dan gerak refleks menjadi lambat. Maka dari itu, ginjal menjadi penting karena berfungsi sebagai pengatur kadar kalium di dalam darah dengan cara membuang atau menyerap kembali kalium yang masuk ke dalam nefron.

6. mengekskrasikan ulang zat yang merugikan bagi tubuh
Ginjal akan mengekskresikan (mengeluarkan) zat-zat yang merugikan bagi tubuh seperti urea, asam urat, amoniak, creatinin, garam anorganik, bakteri, dan juga obat-obatan. Jika zat tersebut tidak dikeluarkan maka akan menjadi racun yang dapat membahayakan kesehatan di dalam tubuh.

7. memproses ulang zat
Ginjal akan mengembalikan kembali zat yang masih berguna bagi tubuh kembali menuju darah. Zat tersebut berupa glukosa, garam, air, dan asam amino. Proses pengembalian zat yang masih berguna ke dalam darah disebut reabsorpsi.

8. Mengatur volume carian alam darah
Ginjal dapat mengontrol jumlah cairan darah yang dipertahnkan agar tetap seimbang didalam tubuh. Tanpa adanya control dari ginjal maka tubuh akan menjadi kering karena kekurangan cairan darah atau sebaliknya, tubuh tenggelam karena kebanjiran cairan didalam tubuh yang menumpuk tidak terbuang.

9. Mangaturkeseimbnagn kada darah
Salah satu contohnya yaitu mengatur kadar garam didalam darah.

10. mengendalikan kadar gula dalam tubuh
Ginjal amat penting untuk mengatur kelebihan atau kekurangan gula dalam darah dengan menggunakan hormon insulin dan adrenalin. Ini penting untuk menghindari diabetes. Insulin berfungsi sebagai hormon penurun kadar gula dalam darah jika kadar gula dalam darah berlebih. Adrenalin berfungsi untuk menaikkan kadar gula dalam darah jika kadar gula di dalam darah tidak mencukupi.

11. Penghasil zat dan hormon
Ginjal merupakan penghasil zat atau hormon tertentu seperti eritropoietin, kalsitriol, dan renin. Hormon yang dihasilkan oleh ginjal yaitu hormon eritroprotein atau yang disingkat dengan EPO berfungsi untuk merangsang peningkatan laju pembentukan sel darah merah oleh sumsum tulang. Renin berfungsi untuk mengatur tekanan darah di dalam tubuh, sementara kalsitriol merupakan fungsi ginjal untuk membentuk vitamin D, menjaga keseimbangan kimia di dalam tubuh, serta untuk mempertahankan kalsium di dalam tulang yang ada di dalam tubuh.

12. Menjaga tekanan osmosis
Ginjal menjaga tekanan osmosis dengan cara mengatur keseimbangan garam-garam di dalam tubuh.

13. Menjaga pH darah
Ginjal berfungsi sebagai penjaga kadar pH darah agar tidak terlalu asam. Ginjal mempertahankan pH plasma darah pada kisaran 7,4 melalui pertukaran ion hidronium dan hidroksil. Akibatnya, urine yang dihasilkan dapat bersifat asam pada pH 5 atau alkalis pada pH 8.

Penyebab Sakit Ginjal

Sakit ginjal dialami di daerah belakang atau punggung. Rasa sakit ini datang dengan serangan yang tajam dan menyiksa. Berbagai kondisi kesahatan menjadi penyebab terjadi nya penyakit ginjal ini. Beberapa dari penyebab sakit ginjal akan di sebut kan dibawah ini:

  • – Infeksi Ginjal

Infeksi ginjal adalah berpindahnya bakteri dari kandung kemih menuju ke salah satu atau kedua ginjal yang kemudian menyebabkan rasa sakit. Kondisi ini biasanya hasil dari komplikasi infeksi saluran kemih. Gejala yang muncul akibat infeksi ginjal terjadi sangat cepat dan hanya berselang beberapa jam setelah bakteri mencapai ginjal.

  • – Batu Ginjal

Batu ginjal adalah terbentuknya batuan kecil dan keras dari penimbunan mineral dan garam pada salah satu atau kedua organ ginjal. Gejala batu ginjal tidak akan dirasakan oleh seseorang yang memilikinya selama batu masih di dalam ginjal atau batu ginjal yang terbentuk berukuran sangat kecil. Anda tidak akan merasakan rasa sakit saat buang air kecil. Gejala batu ginjal baru akan terasa ketika batu berukuran lebih besar keluar dari ginjal menuju ke ureter dan menyebabkan terjadinya gesekan dengan dinding ureter. Akibat gesekan ini, dinding ureter mengalami iritasi atau bahkan luka dan akhirnya urine bisa bercampur darah.

Sumber : skeletonwatchmart.com