Ketakutan Seseorang Saat Naik Pesawat Terbang Menurut Sains

Ketakutan Seseorang Saat Naik Pesawat Terbang Menurut Sains

Ketakutan Seseorang Saat Naik Pesawat Terbang Menurut Sains – Ketakutan adalah suatu tanggapan emosi terhadap ancaman. Takut adalah suatu mekanisme pertahanan hidup dasar yang terjadi sebagai respons terhadap suatu stimulus tertentu, seperti rasa sakit atau ancaman bahaya. Beberapa ahli psikologi juga telah menyebutkan bahwa takut adalah salah satu dari emosi dasar, selain kebahagiaan, kesedihan, dan kemarahan.

Di awal tahun ini, kita kembali berduka karena sebuah musibah terjadi, yakni jatuhnya pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta–Pontianak pada Sabtu, 9 Januari 2021. Pada hari yang sama, pesawat dengan nomor penerbangan SJY 182 ini diduga mengalami kecelakaan dan jatuh di laut sekitar Pulau Lancang dan Pulau Laki, Kepulauan Seribu.

Nah, meskipun pesawat terbang masih termasuk moda transportasi paling aman di dunia, nyatanya masih ada kecelakaan pesawat yang membuat kita merasa ngeri sekaligus takut untuk naik pesawat terbang. Menurut sains, ada beberapa Aplikasi IDN Poker alasan logis yang membuat seseorang merasa takut untuk  naik pesawat terbang.

1. Aviophobia

5 Alasan Sains Mengapa Seseorang Bisa Takut Naik Pesawat Terbang

Menurut laman Medical News Today, ada sebuah fobia atau ketakutan berlebih terhadap pesawat terbang, yakni aviophobia. Fobia ini merupakan ketakutan seseorang untuk terbang atau menggunakan pesawat terbang. Secara umum, fobia terbang ini menjadi salah satu penyebab yang paling umum mengapa seseorang takut untuk menggunakan pesawat terbang.

Biasanya, dalam tingkatan yang parah, penderita bisa berkeringat deras, gemetar, mual, pusing yang parah, hingga pingsan. Untuk menghadapinya, satu-satunya jalan adalah dengan cara memupuk keberanian untuk mengatasi ketakutan. Tentu, ini bukan hal mudah. Namun, hanya orang yang bersangkutan yang bisa mengatasi rasa takutnya akan sesuatu.

Jika sudah parah, mungkin tindakan medis akan diperlukan. Biasanya, atas seizin dokter, pasien bisa mengonsumsi obat-obatan anticemas. Namun, tetap saja, solusi terbaik adalah memupuk keberanian dari dalam diri dan bulatkan tekad untuk mengalahkan ketakutan kita.

2. Pengaruh media

5 Alasan Sains Mengapa Seseorang Bisa Takut Naik Pesawat Terbang

Ketakutan akan sesuatu bisa didapat dari mana saja, salah satunya media. Beberapa media memang kerap memberitakan mengenai kecelakaan pesawat terbang secara berlebihan, bahkan sampai membuat trauma orang lain. Laman Anxiety Coach mencatat bahwa media bisa membentuk seseorang menjadi pribadi yang mudah cemas akan sesuatu.

Bagaimana cara mengatasinya? Batasi membaca atau melihat media yang sering mengulas tentang kecelakaan transportasi, baik itu darat, laut, atau udara. Pasalnya, tidak semua orang bisa memberikan toleransi pada psikisnya untuk memilah mana yang harus ditakuti dan mana yang tidak. Seseorang juga wajib bijaksana dalam mengonsumsi berita dan jangan sampai percaya pada berita hoaks alias berita yang menyesatkan.

3. Memiliki pengalaman buruk dengan pesawat terbang

5 Alasan Sains Mengapa Seseorang Bisa Takut Naik Pesawat Terbang

Pengalaman adalah guru yang paling berharga. Ya, pepatah itu memang benar adanya. Itu sebabnya, ada banyak orang yang mungkin akan mengalami trauma jika mereka pernah mengalami kejadian tidak mengenakkan dengan pesawat terbang. Mungkin di masa lalu mereka pernah mengalami turbulensi hebat yang cukup menakutkan.

Ilmuwan bernama Dave Carbonell, Ph.D. menyatakan bahwa kasus-kasus ketakutan berlebih saat terbang bisa diakibatkan pengalaman buruk di masa lalu yang terakumulasi menjadi sebuah trauma dalam pikiran seseorang. Ini masih ada hubungannya dengan aviophobia yang sudah dijelaskan di atas. Pengalaman buruk memang bisa membentuk sebuah perasaan traumatis pada pribadi seseorang.

Beberapa cara untuk mengatasinya adalah berdoa dan selalu berpikiran positif. Ya, kedua hal ini secara psikologis telah terbukti ampuh untuk mengatasi ketakutan berlebih, baik dalam hal penerbangan maupun hal-hal lainnya. Dengan selalu berpikiran positif, tubuh kita juga akan menjadi lebih rileks dibanding sebelumnya.

4. Memiliki ketakutan akan ketinggian

5 Alasan Sains Mengapa Seseorang Bisa Takut Naik Pesawat Terbang

Mungkin ada banyak orang di dunia ini yang takut akan ketinggian. Namun, takut dalam batasan wajar adalah hal normal. Akan tetapi, ketakutan ekstrem pada ketinggian (acrophobia) bisa mengganggu hidup seseorang jika ia akan menggunakan pesawat terbang sebagai moda transportasinya.

Ketakutan ekstrem ini merupakan bagian dari gangguan kecemasan. Namun, dalam batasan yang lebih rendah, ketakutan akan ketinggian merupakan sifat natural manusia yang tertanam dalam proses evolusi. Nah, naik pesawat terbang akan menjadi momok paling menakutkan bagi penderita acrophobia.

Seseorang bisa duduk di baris dekat lorong kabin jika memang ia menderita acrophobia. Dengan duduk di tengah (dekat lorong), diharapkan penderita fobia ini tidak melihat ke arah luar melalui jendela pesawat.

5. Sering merasa tidak nyaman karena mabuk perjalanan

5 Alasan Sains Mengapa Seseorang Bisa Takut Naik Pesawat Terbang

Untuk sebagian orang, mabuk perjalanan adalah hal yang sangat menyiksa. Mabuk perjalanan di anggap bukan sebagai penyakit, melainkan kelainan fungsi tubuh yang memengaruhi keseimbangan di telinga bagian dalam. Jika sudah begini, perjalanan jauh–entah itu menggunakan mobil, kapal laut, atau pesawat–menjadi ketakutan terbesar pada saat seseorang melakukan perjalanan.

Mabuk perjalanan tidak berhubungan dengan fobia-fobia yang telah di sebutkan di atas. Namun, mabuk perjalanan lebih di sebabkan oleh internal tubuh dan juga eksternal (lingkungan sekitar). Pada kasus internal tubuh, mabuk perjalanan lebih di sebabkan oleh gangguan keseimbangan yang menyebabkan mual dan muntah. Sementara, kasus eksternal lebih mengarah pada ketidaksinkronan antara pandangan dengan yang di rasakan.

Laman Family Doctor menjelaskan bahwa jika tubuh kita berada di dalam kendaraan yang bergerak, seharusnya pandangan kita juga bergerak. Nah, pada saat pandangan kita tertuju ke bawah, misalnya kita fokus bermain HP, sinyal otak kita akan terganggu akibat perbedaan perspektif. Ketidakseimbangan inilah yang membuat seseorang merasa pusing, mual, dan muntah.

Itulah beberapa penyebab ilmiah yang membuat seseorang takut untuk naik pesawat terbang. Jika akan melakukan perjalanan jarak jauh, sebaiknya kamu siapkan kebugaran fisik dan mental kamu supaya perjalananmu menyenangkan.

Hal yang Harus Kamu Ketahui saat Menjadi Subjek Penelitian Psikologi

 Hal yang Harus Kamu Ketahui saat Menjadi Subjek Penelitian Psikologi

Hal yang Harus Kamu Ketahui saat Menjadi Subjek Penelitian Psikologi – Psikologi adalah salah satu bidang ilmu pengetahuan dan ilmu terapan yang mempelajari tentang perilaku, fungsi mental, dan proses mental manusia melalui prosedur ilmiah. Seseorang yang melakukan praktik psikologis disebut sebagai psikolog. Para psikolog berusaha untuk memperbaiki kualitas hidup seseorang melalui intervensi tertentu baik pada fungsi mental, perilaku individu maupun kelompok, yang didasari atas proses fisiologis, neurologis, dan psikososial.

Akhir-akhir ini, marak terjadi kasus pelecehan seksual yang berkedok penelitian ilmiah psikologi. Penelitian yang seharusnya bertujuan untuk pengembangan keilmuan justru di salahgunakan demi kepuasan pribadi. Hal ini juga di perparah dengan literasi minim pada masyarakat mengenai prosedur pelaksanaan penelitian psikologi, sehingga penelitian psikologi yang tidak dapat di pertanggungjawabkan tetap mendapat respon positif dari masyarakat.

Prosedur penelitian psikologi yang baik telah di atur oleh Himpunan Psikologi Indonesia melalui Aplikasi IDN Poker Kode Etik Psikologi Indonesia. Hal utama dari prosedur tersebut adalah adanya ‘informed consent’ dari peneliti kepada subjek penelitian yang berisi gambaran penelitian yang akan di lakukan. Sehingga, keterlibatan subjek dalam penelitian adalah berdasarkan kesadaran, kebersediaan, dan komitmen untuk menjalani setiap prosedur dengan bersungguh-sungguh. Dengan kata lain, tidak ada unsur paksaan dalam setiap penelitian psikologi.

1. Kenali identitas peneliti yang bertanggung jawab

7 Hal yang Harus Kamu Ketahui saat Menjadi Subjek Penelitian Psikologi

Setiap subjek penelitian berhak mengenali identitas peneliti maupun instansi yang bertanggung jawab atas penelitian tersebut. Informasi yang di perlukan untuk mengenali penanggung jawab penelitian, berupa nama peneliti, afiliasi (instansi terkait), status peneliti (misal: mahasiswa, dosen, dsb), aktivitas peneliti (misal: mahasiswa semester 7 yang sedang mengambil skripsi), serta kontak aktif yang dapat di hubungi (nomor handphone dan email).

Subjek penelitian juga dapat melakukan pengecekan kebenaran data atas peneliti, dengan cara mencari informasi ke instansi terkait, mencoba menghubungi kontak yang di cantumkan, dst. Biasanya, penelitian psikologi yang di laksanakan di dalam kampus (misal: laboratorium fakultas) peneliti telah dengan sendirinya mengkonfirmasi kebenaran data peneliti.

2. Ketahui tujuan penelitian

7 Hal yang Harus Kamu Ketahui saat Menjadi Subjek Penelitian Psikologi

Penulis perlu menjelaskan tujuan penelitian kepada subjek penelitian sesuai dengan prosedur penelitian yang di lakukan. Hal ini bertujuan agar dapat membantu subjek penelitian untuk memahami apa yang ia lakukan.

Apabila dalam kondisi tertentu, penyebutan tujuan penelitian akan memengaruhi performa subjek penelitian sehingga mengganggu hasil penelitian. Biasanya peneliti akan memberikan gambaran tujuan penelitian secara umum di awal prosedur, kemudian menjelaskan tujuan penelitian secara spesifik setelah prosedur penelitian selesai, yang di sebut dengan proses ‘debriefing‘.

3. Kamu dapat menolak menjadi subjek penelitian bila tidak berkenan

7 Hal yang Harus Kamu Ketahui saat Menjadi Subjek Penelitian Psikologi

Proses kesepakatan untuk menjadi subjek penelitian di laksanakan berdasarkan kebersediaan dan kerelaan subjek penelitian. Setelah mengetahui informasi-informasi dasar mengenai gambaran penelitian, subjek dapat mempertimbangkan kesediaannya untuk terlibat dalam proses penelitian.

Jadi, peneliti tidak boleh memaksakan seseorang untuk menjadi subjek penelitian, dan subjek penelitian dapat mengkomunikasikan kebersediaan ataupun ketidakbersediaannya pada peneliti dengan baik.

Selain itu, peneliti juga memberi kesempatan kepada subjek penelitian apabila tidak lagi berkenan melanjutkan penelitian saat penelitian berlangsung, yakni dengan menyampaikan konsekuensi yang mungkin timbul apabila subjek penelitian berhenti di tengah jalan terlebih dahulu kepada subjek penelitian.

4. Ketahui prosedur penelitian yang di lakukan

7 Hal yang Harus Kamu Ketahui saat Menjadi Subjek Penelitian Psikologi

Subjek penelitian dapat mengetahui informasi mengenai waktu yang di perlukan dalam proses penelitian serta langkah-langkah yang harus di laksanakan oleh subjek penelitian. Dengan demikian, subjek penelitian dapat menjalankan setiap prosedur penelitian dengan baik dan optimal.

5. Ketahui risiko yang mungkin timbul dari penelitian serta antisipasinya

7 Hal yang Harus Kamu Ketahui saat Menjadi Subjek Penelitian Psikologi

Subjek penelitian perlu mengetahui risiko yang mungkin timbul dari proses penelitian. Adapun risiko yang timbul sebenarnya dapat di katakan tidak berbahaya, karena penelitian psikologi yang baik semestinya telah mendapatkan izin dari komite etik instansi terkait atau semacamnya, sehingga pihak peneliti akan mengusahakan bahwa risiko yang timbul tidak akan membahayakan subjek penelitian.

Peneliti juga mempersiapkan antisipasi dari risiko yang mungkin timbul tersebut. Misalkan, sebuah penelitian eksperimen psikologi memerlukan waktu 3 jam dengan tingkat fokus yang tinggi, sehingga hal tersebut akan membuat subjek merasa lelah dan lapar.

Peneliti kemudian mempersiapkan makanan bagi subjek penelitian setelah penelitian berakhir untuk menghilangkan rasa lelah dan lapar yang timbul dari proses penelitian.

6. Ketahui keuntungan yang kamu dapat dengan menjadi subjek penelitian

7 Hal yang Harus Kamu Ketahui saat Menjadi Subjek Penelitian Psikologi

Subjek penelitian dapat memastikan keuntungan yang akan di dapat melalui keikutsertaannya dalam suatu penelitian psikologi. Adapun bentuk keuntungan atau insentif dapat beragam, seperti makanan, uang, barang tertentu, maupun keuntungan yang tidak bersifat materi, misalkan pengetahuan dan pengalaman baru, kepuasan membantu peneliti, dsb.

7. Pastikan peneliti menjamin kerahasiaan informasi subjek

7 Hal yang Harus Kamu Ketahui saat Menjadi Subjek Penelitian Psikologi

Informasi terkait subjek penelitian yang di dapat oleh peneliti melalui penelitian psikologi hanya boleh di gunakan untuk kepentingan pengembangan keilmuan. Sehingga tidak dapat di gunakan untuk kepuasan pribadi. Apalagi di sebarkan ke khalayak yang kemudian dapat mengancam keamanan privasi subjek penelitian.

Subjek penelitian dapat memastikan komitmen penjagaan kerahasiaan informasi atas dirinya melalui ‘informed consent‘ yang di berikan di awal proses penelitian.

Menurut Penelitian Ilmiah Ada Beberapa Gen Buruk Bisa Diwariskan Lho

Menurut Penelitian Ilmiah Ada Beberapa Gen Buruk Bisa Diwariskan Lho

Menurut Penelitian Ilmiah Ada Beberapa Gen Buruk Bisa Diwariskan Lho – Gen adalah unit pewarisan sifat bagi organisme hidup. Bentuk fisiknya adalah urutan  DNA yang melekat/berada di suatu protein, polipeptida, atau seuntai RNA yang memiliki fungsi bagi organisme yang memilikinya.

Penggunaan “gen” dalam percakapan sehari-hari (misalnya “gen cerdas” atau “gen warna rambut”) sering kali dimaksudkan untuk alel: pilihan variasi yang tersedia oleh suatu gen. Meskipun ekspresi alel dapat serupa, orang lebih sering menggunakan istilah alel untuk ekspresi gen yang secara fenotipik berbeda.

Kita mewarisi gen dari orangtua dan leluhur kita. Gen menentukan hampir semua ciri fisik dan nonfisik kita. Namun, tidak semuanya adalah gen “baik.” Pada kenyataannya, beberapa gen yang diwariskan adalah gen APK IDN Poker Android buruk yang bahkan dapat mengancam nyawa kita. Lalu, apa sajakah gen buruk tersebut? Mari kita simak penjelasannya di bawah ini.

1. Gen sulit tidur

Menurut Penelitian Ilmiah, 7 Gen 'Buruk' Ini Bisa Diwariskan, Lho!

Kalian pasti sering mendengar istilah insomnia, bukan? Menurut National Sleep Foundation, insomnia dapat didefinisikan sebagai sulit tidur atau tetap tertidur, bahkan ketika seseorang bisa melakukannya. Pada tahun 2017, sebuah penelitian yang dipimpin oleh profesor Danielle Posthuma dari Universitas Vrije mengungkap tujuh gen yang bisa menyebabkan insomnia.

Menariknya, beberapa gen ini bisa menimbulkan kondisi lainnya seperti depresi, gangguan kecemasan, dan sindrom kaki gelisah (RLS), yang semuanya dapat menyebabkan insomnia. Tidak mengherankan jika penderita insomnia sering menderita satu atau lebih kondisi ini pada waktu yang bersamaan.

Salah satu gen tersebut adalah gen MEIS1, yang juga terkait dengan RLS dan periodic limb movement of sleep (PLMS). Penderita RLS sering kali menggerakkan kaki, sehingga menyebabkan sulit tidur dan kelelahan. Sedangan penderita PLMS menggerakkan anggota tubuhnya saat tidur, di mana mereka sering merasa kelelahan pada keesokan harinya.

2. Gen pesimistis

Menurut Penelitian Ilmiah, 7 Gen 'Buruk' Ini Bisa Diwariskan, Lho!

Pada tahun 2013, tim peneliti yang dipimpin oleh Rebecca M. Todd dari Universitas British Columbia telah menemukan bahwa menjadi pesimis atau memiliki pikiran negatif dapat diturunkan melalui gen. Gen yang bertanggung jawab adalah gen ADRA2B, salah satu dari sekian banyak gen yang bertanggung jawab atas emosi kita.

Namun, beberapa peneliti seperti Ahmad R. Hariri dari Universitas Duke meyakini kalau keberadaan satu gen pesimistis adalah sebuah kekeliruan. Dia mengatakan kalau perilaku pesimis tidak terkait dengan satu gen saja, tetapi beberapa gen berbeda.

3. Gen banyak bicara

Menurut Penelitian Ilmiah, 7 Gen 'Buruk' Ini Bisa Diwariskan, Lho!

Pada umumnya, wanita lebih banyak bicara daripada pria. Klaim ini di dukung oleh penelitian yang menyebutkan kalau wanita mengucapkan sekitar 20.000 kata per hari, sedangkan pria hanya mengatakan 7.000 kata. Di ketahui kalau wanita juga dapat mempelajari bahasa lebih cepat daripada pria.

Namun, sebuah studi yang di lakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Maryland menunjukkan kalau semua ini mungkin ada di dalam gen kita. Para peneliti menunjuk gen FOXP2, salah satu dari sekian banyak gen yang bertanggung jawab atas komunikasi manusia.

4. Gen kekerasan

Menurut Penelitian Ilmiah, 7 Gen 'Buruk' Ini Bisa Diwariskan, Lho!

Menurut peneltian, kekerasan sangat erat dengan gen MAOA dan gen cadherin 13 (CDH13) yang sering di sebut sebagai “gen prajurit.” Sebuah studi pada tahun 2014 mengungkapkan kalau penjahat dengan gen tersebut bertanggung jawab atas berbagai kejahatan di Finlandia.

Jika hal itu tidak cukup menakutkan, peneliti juga menyebutkan kalau orang-orang yang memiliki gen prajurit 13 kali lebih mungkin untuk terus melanggar hukum di bandingkan mereka yang tidak memiliki gen prajurit. Namun, memiliki gen prajurit sama sekali tidak menjamin bahwa seseorang akan menjadi kejam.

Faktanya, para peneliti mencatat kalau sebagian besar orang dengan gen prajurit tidak pernah melakukan kejahatan. Mereka juga menambahkan kalau efek dari gen itu dapat di tekan dengan pola asuh yang tepat.

5. Gen perselingkuhan

Menurut Penelitian Ilmiah, 7 Gen 'Buruk' Ini Bisa Diwariskan, Lho!

Sebagian besar dari kita mungkin menganggap kalau perselingkuhan terjadi karena ada niat dan kesempatan. Nyatanya, gen juga memiliki andil besar dalam perselingkuhan. Dalam kasus ini, gen yang bertanggung jawab adalah DRD4.

Sebuah studi tahun 2010 yang di pimpin oleh Justin Garcia dari Universitas Binghamton telah mengungkapkan kalau varian dari gen DRD4 dapat membuat seseorang lebih rentan untuk berselingkuh. Garcia dan timnya mencapai kesimpulan ini setelah mempelajari 181 remaja

Mereka menyimpulkan kalau remaja dengan gen tersebut lebih mungkin terlibat dalam perselingkuhan dan one-night stand. Namun, Garcia mengatakan kalau gen tersebut tidak bisa di pakai sebagai pembenaran atas perilaku tersebut.

6. Gen traumatik

Menurut Penelitian Ilmiah, 7 Gen 'Buruk' Ini Bisa Diwariskan, Lho!

Para peneliti telah menemukan fakta kalau orangtua dapat mentransfer efek pengalaman traumatis yang pernah mereka derita kepada keturunannya melalui gen. Hal ini telah di amati pada keturunan budak kulit hitam, penyintas Holocaust, dan veteran Perang Vietnam yang secara genetik telah “mentransfer” PTSD kepada keturunan mereka.

Penelitian tentang hal ini di pimpin oleh Dr. Rachel Yehuda dari Mount Sinai School of Medicine. Yehuda menjelaskan kalau peristiwa traumatis yang mendalam dapat mengubah gen seseorang, di mana perubahan ini dapat di turunkan ke anak-anak mereka.

Sebagai seorang Yahudi, Dr. Yehuda mengambil sampel dari beberapa tetangganya yang merupakan keturunan dari penyintas Holocaust sebagai bagian dari penelitian. Dia menemukan kalau hormon mereka sangat mirip dengan para veteran Perang Vietnam yang menderita PTSD.

Lebih lanjut lagi, amigdala — bagian otak yang bertanggung jawab untuk memproses emosi — yang mereka miliki terlalu “aktif” seperti para veteran Perang Vietnam.

Para keturunan budak kulit hitam juga menderita masalah serupa. Bahkan, sosiolog Dr. Joy DeGruy menciptakan istilah “Post Traumatic Slave Disorder” yang merujuk pada efek perbudakan pada gen keturunan budak kulit hitam.

7. Gen bunuh diri

Menurut Penelitian Ilmiah, 7 Gen 'Buruk' Ini Bisa Diwariskan, Lho!

Dari semua gen buruk yang ada di daftar ini, mungkin gen inilah yang paling bisa mengancam nyawa kita. Para ilmuwan sendiri telah menemukan hubungan antara depresi dan bunuh diri dengan gen RGS2.

Sebuah studi tahun 2011 yang di pimpin oleh John Mann dari New York State Psychiatric Institute mengungkapkan kalau satu varian gen RGS2 dapat menyebabkan depresi, sementara varian lainnya dapat membuat seseorang lebih rentan untuk bunuh diri.

Para peneliti percaya kalau gen RGS2 dapat menjelaskan mengapa satu generasi dari keluarga yang sama dapat bunuh diri juga.

Mereka juga mencurigai kalau varian “gen bunuh diri” mungkin ada dalam keluarga penulis terkenal Ernest Hemingway (foto di atas) yang bunuh diri pada tahun 1961. Seperti yang di ketahui, ayah Hemingway bunuh diri pada tahun 1928, begitu pula cucu perempuan Hemingway dan dua saudara kandungnya.

Sementara Mann setuju kalau deteksi gen dapat di gunakan sebagai indikator risiko bunuh diri seseorang, ia menambahkan kalau penelitian tersebut tidak bisa di jadikan patokan kuat dan membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mencapai kesimpulan yang pasti.

Selain beberapa masalah yang sudah di jelaskan di atas, ada juga beberapa masalah lain yang bisa di turunkan melalui gen. Misalnya, penyakit paru-paru, sakit punggung, dan bahkan gen kematian yang di sebut sebagai “Kutukan Ibu.”

Berikut Penjelasan Mengenai Memahami Mutasi Makhluk Hidup

Berikut Penjelasan Mengenai Memahami Mutasi Makhluk Hidup

Berikut Penjelasan Mengenai Memahami Mutasi Makhluk Hidup – Mutasi adalah perubahan yang terjadi pada bahan genetik baik pada taraf tingkatan gen maupun pada tingkat kromosom. Perubahan Mutasi pada tingkat gen disebut mutasi titik, sedangkan mutasi pada kromosomal biasanya disebut aberasi. Dan Mutasi pada gen dapat mengarah pada munculnya alel baru dan menjadi dasar munculnya variasi-variasi baru pada spesies. Biasanya Mutasi terjadi pada frekuensi rendah di alam, biasanya lebih rendah daripada 1:10.000 individu.

Pada Mutasi di alam dapat terjadi akibat zat pembangkit mutasi (mutagen, termasuk karsinogen), radiasi surya, radioaktif, sinar ultraviolet, sinar X, serta loncatan energi listrik seperti petir. Individu yang memperlihatkan perubahan sifat (fenotipe) akibat mutasi disebut mutan. Dalam kajian genetik, mutan biasa dibandingkan dengan individu yang tidak mengalami perubahan sifat (individu tipe liar atau “wild type”).

Dalam dunia biologi, kamu pastinya sering mendengar kata “mutasi” yang bahkan juga sering digunakan di dalam dunia perfilman Hollywood yang mengambil latar cerita aplikasi idn poker wabah zombie atau superhero. Nah, sebetulnya apa, sih yang dimaksud dengan mutasi itu? Bagaimana kaitannya dengan tubuh organisme?

1. Pengertian mutasi

Fakta Sains: Memahami Mutasi Makhluk Hidup, Ini 5 Penjelasannya

Melansir laman National Human Genome Research Institute, mutasi bisa diartikan sebagai perubahan urutan DNA yang disebabkan oleh kesalahan penyalinan DNA itu sendiri. Nah, kesalahan penyalinan DNA ini bisa diakibatkan oleh beberapa hal, misalnya paparan radiasi, pembelahan sel yang tak terkontrol, atau di sebabkan oleh virus.

Jadi, mutasi tidak harus terjadi secara ekstrem seperti di film-film Hollywood. Seorang ahli DNA, Francis S. Collins, M.D., Ph.D., menjelaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari yang mayoritas terjadi secara sederhana. Proses penyalinan DNA yang tidak sempurna merupakan mutasi paling banyak dialami oleh organisme, termasuk manusia.

So, mutasi dalam batas normal adalah hal yang bisa terjadi oleh siapa pun karena itu merupakan hal yang wajar. Akan tetapi, ada beberapa mutasi berbahaya yang terjadi akibat paparan radiasi, virus, dan pembelahan sel tak terkontrol. Mutasi berbahaya juga bisa menyebabkan kanker atau cacat bawaan sejak lahir.

2. Beberapa jenis mutasi

Fakta Sains: Memahami Mutasi Makhluk Hidup, Ini 5 Penjelasannya

Ada beberapa jenis mutasi menurut sains. Mutasi – pada dasarnya – kebanyakan tidak menimbulkan dampak masif bagi tubuh. Namun, dalam kasus-kasus tertentu mutasi bisa bersifat mengubah secara ekstrem dan bahkan merusak sel atau jaringan hidup.

Nah, menurut California State University, beberapa tipe atau jenis mutasi, di antaranya:

  1. Substitusi, yakni mutasi yang paling sering terjadi di dalam tubuh organisme biologis. Mutasi ini memiliki dua jenis, yaitu:
    • Transisi, merupakan mutasi yang terjadi akibat basa purin tersubstitusi oleh basa purin lainnya, atau basa pirimidin tersubstitusi dengan basa pirimidin lainnya.
    • Transversi, merupakan mutasi akibat basa purin tersubstitusi oleh basa primidin.
  2. Delesi, yakni hilangnya beberapa basa nitrogen dalam segmen DNA.
  3. Insersi, yakni terjadinya pertambahan basa nitrogen dalam segmen DNA.

Ketiga jenis mutasi di atas merupakan jenis mutasi yang umum terjadi. Ada beberapa jenis mutasi lainnya, seperti duplikasi, inversi, dan translokasi. Namun, ketiga jenis ini bisa dimasukkan sebagai subbagian dari tiga jenis utama mutasi.

Oh ya, basa purin dan basa pirimidin, secara sederhana, bisa di artikan sebagai bagian dalam DNA dan RNA yang memiliki tugasnya masing-masing dalam untaian DNA, sehingga fungsinya tidak bisa saling menggantikan.

3. Bagaimana kaitan mutasi dengan evolusi?

Fakta Sains: Memahami Mutasi Makhluk Hidup, Ini 5 Penjelasannya

Apakah mutasi sama dengan evolusi? Secara mendasar bisa di katakan bahwa keduanya berbeda. Namun, untuk menjawabnya dengan gamblang, di butuhkan metode riset yang lama dan mendalam. Faktanya, mutasi merupakan bagian tak terpisahkan dari evolusi.

Salah satu studi berjudul Mutation – The Engine of Evolution: Studying Mutation and Its Role in the Evolution of Bacteria yang diterbitkan dalam laman NCBI pada 2015 lalu berusaha menjawab bagaimana mekanisme alam ini bekerja. Dalam studinya, pakar biologi menjelaskan bagaimana mutasi bekerja sebagai bagian dari kerangka evolusi pada tiap-tiap organisme.

Dengan kata lain, mutasi menjadi mesin penggerak dari evolusi dan memiliki tugas yang berbeda dengan evolusi secara konseptual. Mutasi adalah bagian spesifik yang akan menghasilkan variasi genetik pada tiap-tiap subspesies yang berbeda. Itu sebabnya ada banyak spesies organisme yang sama, namun di bedakan pada subspesiesnya karena memiliki perbedaan karakter secara minor.

Jadi, menjawab pertanyaan apakah mutasi sama dengan evolusi? Membandingkan keduanya ibarat membandingkan jeruk dan apel karena bagaimana pun mutasi merupakan bagian dari evolusi, meskipun secara konsep keduanya berbeda. Secara sederhana, mutasi bisa di anggap sebagai salah satu “mesin” untuk menggerakkan evolusi secara keseluruhan.

4. Penyakit berbahaya yang di timbulkan akibat mutasi

Fakta Sains: Memahami Mutasi Makhluk Hidup, Ini 5 Penjelasannya

Tak bisa di sangkal bahwa mutasi juga bisa menyebabkan beberapa kerusakan parah pada DNA dan sel hidup dalam tubuh organisme. Kanker adalah salah satu penyakit ganas yang terjadi akibat mutasi. Seperti di jelaskan dalam laman Cancer, mutasi merupakan penyebab kanker yang paling umum dan sering terjadi.

Mutasi dalam hal ini terjadi dan di tandai dengan pembelahan sel secara masif tanpa terkontrol. Pembelahan sel yang tak terkontrol akan menyebabkan munculnya tumor dan sebagiannya bisa mengarah pada keganasan. Mutasi jenis ini juga bisa bersifat bawaan genetik, artinya bisa di turunkan dari satu generasi ke genarasi di bawahnya.

Penyebabnya sangat beragam dan bahkan ada di sekitar kita. Misalnya asap rokok, zat-zat yang mengandung karsinogenik, radiasi ultraviolet dari sinar Matahari, dan bisa juga akibat virus. Salah satu virus berbahaya yang bisa menyebabkan kanker serviks adalah HPV atau human papillomavirus.

5. Apakah mutasi bisa di cegah? Pertanyaan ini sekaligus membuka jalan panjang di dunia medis masa depan

Fakta Sains: Memahami Mutasi Makhluk Hidup, Ini 5 Penjelasannya

Sayangnya, mutasi gen merupakan sesuatu yang tidak bisa di cegah. Namun, khusus untuk mutasi yang tidak bersifat bawaan , probabilitasnya bisa di kurangi dengan cara menerapkan hidup sehat. Sedangkan, pada mutasi genetik yang bersifat bawaan, tidak ada banyak hal yang bisa di lakukan untuk mencegahnya.

Kita bisa mengurangi paparan radiasi dari lingkungan. Kita juga bisa menghindar dari paparan asap rokok. Cara-cara sederhana ini merupakan cara simpel untuk mengurangi kemungkinan manusia terkena penyakit akibat mutasi, seperti kanker. Untuk mutasi genetik dari bawaan (garis keturunan) sayangnya saat ini masih belum bisa di cegah.

Tapi uniknya, ilmuwan dan ahli menyatakan bahwa di masa depan mungkin saja mutasi genetik bawaan bisa di cegah, seperti di catat dalam laman Harvard. Sebuah tim peneliti dari Institut Biologi Universitas Harvard mulai melakukan studi mendalam mengenai hal ini. Menurut klaim mereka, beberapa langkah awal sudah di capai dan di gadang-gadang sebagai metode medis futuristik di masa depan.

Yup, ilmuwan sudah mulai melakukan rekayasa genetika yang berhubungan dengan genom dan di harapkan di masa depan mereka bisa menciptakan enzim atau zat tertentu yang bisa menghambat atau mencegah mutasi. Jika mutasi bawaan tidak ada, maka pembelahan DNA yang merugikan juga tidak ada. Artinya, jika mereka sukses, maka di masa depan tidak ada lagi kanker atau penyakit akibat bawaan genetik.

Itulah beberapa penjelasan singkat tentang mutasi. Ternyata mutasi itu sangat kompleks dan bisa terjadi dalam tubuh semua organisme hidup

Berikut Ciri & Sifat Orang Cerdas Menurut Sains yang Wajib Kamu Tahu

Berikut Ciri & Sifat Orang Cerdas Menurut Sains yang Wajib Kamu Tahu

Berikut Ciri & Sifat Orang Cerdas Menurut Sains yang Wajib Kamu Tahu – Karakter atau watak seseorang sulit untuk diubah, karena merupakan sifat dasar yang melekat pada diri masing-masing individu. Definisi dari karakter atau watak sendiri adalah sifat batin manusia yang mempengaruhi segenap pikiran, tingkah laku, budi pekerti, dan tabiatnya.

Manusia merupakan salah satu organisme biologis yang memiliki kecerdasan yang jauh melampaui organisme lainnya. Dalam evolusi, manusia atau homo sapiens memang telah mengalami perkembangan pola pikir yang kompleks sehingga bisa dikatakan bahwa manusia telah menjadi makhluk paling dominan di muka Bumi.

Nah, berbicara mengenai kecerdasan, ada beberapa klasifikasi atau tingkatan pada kemampuan berpikir manusia. Biasanya, beberapa metode bisa dilakukan untuk menentukan sebuah kesimpulan berdasarkan angka, misalnya tes psikologi, IQ (intelektual), EQ (emosional), dan lain sebagainya. Dalam sains, ada beberapa idn poker asia sifat dan ciri khas yang bisa tampak dari manusia cerdas, baik itu secara IQ dan juga EQ.

1. Mayoritas orang cerdas adalah orang yang suka menyendiri

Apa Kamu Termasuk? Ini 7 Ciri dan Sifat Orang Cerdas Menurut Sains

Perlu diingat bahwa tidak semua orang cerdas memiliki ciri dan sifat sebagai penyendiri. Namun, biasanya, orang yang cerdas lebih cenderung menyendiri dan mungkin asosial. Big Think dalam lamannya mencatat bahwa menurut studi yang dilakukan, didapatkan bukti bahwa orang yang memiliki kecerdasan intelektual di atas rata-rata lebih suka menyendiri dan menjauh dari keramaian.

Bukan hanya itu, mayoritas orang cerdas juga akan merasa bahagia dengan kesendiriannya. Tetap saja mereka menikah dan berkeluarga, namun mereka lebih memilih untuk tidak terlibat terlalu aktif dalam kegiatan sosial yang menurut mereka merepotkan. Hal ini berkorelasi pada sifat dasar orang cerdas sebagai pemikir unggul.

Sebuah esai ilmiah yang pernah diterbitkan dalam The British Psychological Society dinyatakan bahwa orang dengan intelegensi tinggi memang lebih memilih untuk sendiri, ketimbang harus berkumpul dengan kawanannya. Ini yang menyebabkan orang cerdas terlihat seperti lonely wolf dan dianggap tidak membutuhkan pergaulan sosial secara luas.

2. Orang cerdas tidak selalu menonjol di sekolah, tapi ia bisa memahami pelajaran dengan cepat

Apa Kamu Termasuk? Ini 7 Ciri dan Sifat Orang Cerdas Menurut Sains

Ada banyak ilmuwan supercerdas di dunia yang sudah berkontribusi besar bagi ilmu pengetahuan, meskipun dulunya mereka mungkin tidak menonjol di bidang akademis. Jangan salah, meskipun orang cerdas tidak menonjol di sekolahnya, tapi mereka bisa memahami dan menangkap pelajaran dengan cepat.

Apakah kamu pernah membaca kisah-kisah pengusaha hebat dunia atau ilmuwan genius yang tidak lulus sekolah? Yup, mereka tidak lulus bukan karena bodoh. Justru sebaliknya, saking cerdasnya mereka sehingga mereka tidak cocok dengan sistem pengajaran yang ada di sekolah-sekolah formal.

Sebuah jurnal ilmiah yang di tulis dalam laman Penn State University menyatakan bahwa kebanyakan orang yang benar-benar cerdas tidak akan cocok dengan pendidikan formal, meskipun mereka dapat menamatkannya dengan baik. Jika menggunakan bahasa yang lebih berterus terang, bisa di katakan bahwa sekolah bukanlah tempat untuk orang-orang genius.

Tentu ini akan menjadi pro dan kontra. Tapi bukti di lapangan sudah terlihat, bahwa ada banyak orang-orang genius di luar sana yang dulunya tidak menonjol di sekolah. Bukan karena mereka bodoh, tapi justru karena mereka malas akibat tidak cocok dengan sistem pendidikan formal yang sedang mereka jalani.

3. Orang yang cerdas cenderung malas melakukan aktivitas berat yang merepotkan

Apa Kamu Termasuk? Ini 7 Ciri dan Sifat Orang Cerdas Menurut Sains

Coba deh, kamu selidiki diri kamu sendiri. Kira-kira, kamu lebih suka berolahraga atau membaca buku di tempat yang sepi? Nah, kalau jawabanmu adalah yang kedua, maka kamu termasuk pada golongan orang cerdas. Faktanya, orang yang memiliki intelegensia tinggi biasanya cenderung malas melakukan aktivitas yang berat karena di rasa merepotkan.

Sebuah studi dan penelitian berjudul “The Physical Sacrifice of Thinking: Investigating the Relationship between Thinking and Physical Activity in Everyday Life” yang terbit dalam Journal of Health Psychology menjelaskan bahwa orang yang cerdas biasanya memang malas melakukan banyak hal yang bagi dia merepotkan.

Orang dengan kecerdasan tinggi akan berpikir jauh ke depan. Misalnya, mereka cenderung tidak mau membuang-buang tenaga hanya untuk sesuatu yang bagi mereka tidak menguntungkan. Bisa juga karena pola pikir mereka yang kompleks, sehingga mereka lebih suka menghabiskan waktu dengan aktivitas yang mengasah otak ketimbang otot.

4. Orang cerdas memiliki sifat yang cenderung keras kepala dan sulit untuk diatur

Apa Kamu Termasuk? Ini 7 Ciri dan Sifat Orang Cerdas Menurut Sains

Dalam hal ini, sayangnya, sifat keras kepala yang mungkin ada pada orang cerdas justru bisa membuatnya terjatuh di masa yang akan datang. Ya, di satu sisi, keras kepala memang di butuhkan supaya seseorang tidak mudah putus asa dalam menjalani hidup. Namun, di sisi lain, keras kepala juga berkorelasi dengan ego besar yang bisa menjatuhkan seseorang di masa depan.

Harvard Business Review dalam lamannya menulis bahwa keras kepala adalah sisi buruk dari ketekunan. Nyatanya, jika ilmuwan tidak keras kepala, mungkin mereka tidak akan pernah menemukan rumusan sains atau penemuan yang berpengaruh dalam dunia sains.

Sejalan dengan sifatnya yang keras kepala, orang cerdas biasanya juga sangat sulit untuk di atur dan di kendalikan oleh orang lain. Itu sebabnya, tak heran jika kebanyakan orang cerdas menjadi ilmuwan, pengusaha, dokter, pengajar, penulis, seniman, dan penemu, di mana semua profesi ini tidak melibatkan sistem hierarki (kepatuhan) yang intens layaknya profesi lainnya.

5. Secara umum, orang cerdas itu lebih kreatif di bandingkan orang lain di sekitarnya

Apa Kamu Termasuk? Ini 7 Ciri dan Sifat Orang Cerdas Menurut Sains

Orang cerdas lebih memikirkan bagaimana caranya mencari solusi terhadap persoalan yang tengah ia hadapi. Itu akan melahirkan kreativitas yang tidak di miliki oleh orang lain. Namun, sebetulnya, orang dengan IQ yang tidak tinggi pun juga dapat melakukan kreativitas yang terkadang sama baiknya dengan orang ber-IQ tinggi.

Sebuah jurnal psikologi berjudul “Does a Person Have to Be Intelligent to Be Creative?” yang di terbitkan dalam laman Elsevier SciTech Connect menjelaskan dengan gamblang hubungan antara kecerdasan IQ dengan kreativitas. Kesimpulannya adalah meskipun orang cerdas cenderung memiliki kreativitas tinggi, namun orang dengan IQ di bawah 100 pun bisa sama-sama kreatif dalam hal yang berbeda.

Jadi, orang yang kreatif belum tentu cerdas, tapi orang cerdas cenderung kreatif. Nah, untuk selanjutnya tinggal bagaimana mengimplementasikan kreativitas tersebut ke dalam realitas. Jika kreativitas hanya berada di dalam pikiran dan tidak di gunakan untuk kepentingan banyak orang, maka hal itu juga di rasa percuma.

6. Orang cerdas umumnya mampu bersikap tenang serta bisa mengendalikan diri dan emosinya

Apa Kamu Termasuk? Ini 7 Ciri dan Sifat Orang Cerdas Menurut Sains

Melansir Verywell Mind, salah satu ciri atau sifat orang cerdas adalah mampu mengendalikan dan mengontrol emosi mereka. Biasanya, orang dengan tingkat IQ dan EQ tinggi lebih mudah tenang dalam menghadapi sesuatu. Mereka cenderung memikirkan secara detail mengenai baik dan buruknya sebuah keputusan.

Itu sebabnya, jarang ada orang genius yang memiliki emosi atau kemarahan yang meledak-ledak tanpa terkendali. Sebaliknya, meskipun di hadapkan pada persoalan yang cukup berat, mereka bisa melewati itu semua dengan tenang tanpa melibatkan kemarahan yang masif. Hal ini membuktikan penelitian ilmuwan yang menyatakan bahwa orang cerdas cenderung diam dan tenang di bandingkan orang lain di lingkungan sekitarnya.

Satu lagi, orang dengan intelegensi tinggi biasanya tidak mudah di pengaruhi atau di pancing secara emosional. Bagi mereka, meladeni orang lain dengan otot atau urat merupakan hal bodoh dan sia-sia belaka. Nah, kalau kamu memang termasuk cerdas, sebaiknya kamu gak perlu marah-marah saat menghadapi sesuatu yang tidak sesuai dengan harapan.

7. Mampu memimpin diri sendiri dan menjalani hidup dengan prinsip

Apa Kamu Termasuk? Ini 7 Ciri dan Sifat Orang Cerdas Menurut Sains

Dalam banyak hal, orang dengan intelegensi tinggi mampu memimpin dirinya sendiri serta berjalan dengan prinsip yang ia yakini. Namun, pada sebagian kasus, orang yang terlalu cerdas juga tidak cocok untuk memimpin banyak orang karena ia bisa di nilai egois, keras kepala, kaku, dan kurang peduli dengan keadaan sosial di sekitarnya.

Di sisi lain, tampak dari luar, hidup dengan prinsip ala orang cerdas juga di anggap tidak bahagia. Seperti di tulis dalam laman Medium, orang-orang yang sangat cerdas justru sangat di mungkinkan memiliki kekurangan dalam hal lainnya. Misalnya, hubungan asmara yang kaku atau jumlah teman yang tidak banyak.

Kesendirian yang sering di lakukan, jika terlalu intens dan dalam, bisa menumbuhkan depresi dan rasa kesepian mendalam. Itu sebabnya, keseimbangan antara kecerdasan IQ dan EQ sangat di butuhkan karena bagaimana pun manusia merupakan makhluk sosial yang membutuhkan orang lain. Tak ada salahnya bagi orang cerdas jika mereka aktif dalam pergaulan sosial karena hal tersebut bisa membuat mereka lebih bahagia.

Cara Mudah yang Bisa Kamu lakukan agar Lebih Menyukai Sains

 Cara Mudah yang Bisa Kamu lakukan agar Lebih Menyukai Sains

Cara Mudah yang Bisa Kamu lakukan agar Lebih Menyukai Sains – Ilmu, sains, atau ilmu pengetahuan adalah usaha-usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti.

Sains atau science adalah ilmu pengetahuan yang secara luas sudah dipelajari oleh manusia sejak zaman purba. Pada dasarnya, sains merujuk pada seluruh keilmuan ilmiah yang bersinggungan dengan alam semesta dan seluruh isinya. Belajar sains sebetulnya tidaklah sulit, meskipun dibutuhkan upaya yang lebih intens.

Nah, jika ingin menyukai sains, kamu gak perlu gelar profesor atau doktor. Kamu pun juga tidak perlu menjadi seorang ilmuwan untuk mencintai sains. Setidaknya, ada lima cara sederhana yang bisa dilakukan agar kamu bisa menyukai APK IDN Poker Android sains apa adanya.

1. Baca buku-buku mengenai sains yang sederhana

5 Cara Mudah yang Bisa Dilakukan agar Kamu Lebih Menyukai Sains

Tidak semua buku sains itu rumit dan berisi rumus-rumus aneh. Ada banyak buku sains yang menjabarkan sains atau ilmu alam secara sederhana dan mudah dipahami oleh semua kalangan. Misalnya, kamu bisa membaca buku sains mengenai dunia fauna. Di sana banyak dijelaskan bagaimana dunia fauna bekerja di alam liar.

Nah, cerita-cerita unik tentang spesies hewan tersebut bisa menumbuhkan minatmu di bidang sains biologi. Jika suka dengan penjelajahan luar angkasa, kamu bisa membaca buku-buku sains mengenai eksplorasi manusia ke luar angkasa. Bahkan, lebih jauh, kamu bisa membaca buku-buku mengenai pembentukan planet dan alam semesta.

Lebih unik lagi, jika kamu suka dengan kisah-kisah misterius, maka buku sains yang membahas hal-hal mengenai pembuktian kisah misteri tersebut bisa dipilih untuk kamu baca. Intinya, jangan malas untuk membaca karena membaca adalah modal awalmu dalam menyukai sesuatu, entah itu sains atau pun bidang lainnya.

2. Menonton tayangan sains yang mudah kamu pahami

5 Cara Mudah yang Bisa Dilakukan agar Kamu Lebih Menyukai Sains

Ada banyak tayangan sains yang mudah di pahami seperti Nat Geo, Discovery Channel, Science Channel, dan lain sebagainya. Semuanya bisa di tonton dan di cerna dengan mudah oleh berbagai macam kalangan. Nah, jika ingin menumbuhkan minat dan kesukaan pada sains, gak ada salahnya jika kamu mulai mengikuti siaran-siaran sains tersebut.

Oh ya, dengan menonton tayangan yang mendidik, kita juga akan di latih untuk berpikir secara kritis dan terbuka. Pilihlah tayangan sains sesuai dengan minat dan ketertarikanmu. Ada banyak bahasan sains dalam tayangan televisi atau internet, seperti sejarah, teknologi, medis, astronomi, bencana alam, flora, fauna, dan lain sebagainya.

3. Mengamati benda-benda langit di malam hari

5 Cara Mudah yang Bisa Dilakukan agar Kamu Lebih Menyukai Sains

Jika kamu mengamati hamparan langit di malam hari, apalagi menggunakan teleskop, kamu akan di buat takjub dengan keindahan dan kerumitan yang ada di atas sana. Yup, kamu bisa melihat cahaya bintang, planet, dan bahkan bagian dari gugusan galaksi kita melalui teleskop pada saat cuaca malam sedang bagus.

Namun, untuk lebih mengerti dan sedikit mendalami tentang apa yang kamu lihat, mungkin ada baiknya kamu di dampingi oleh pakar teleskop atau astronomi. Jika ingin lebih lengkap, kamu bisa mengunjungi planetarium dan observatorium yang ada di beberapa wilayah di Indonesia, tentunya setelah pandemik COVID-19 berakhir, ya!

4. Belajar secara formal

5 Cara Mudah yang Bisa Dilakukan agar Kamu Lebih Menyukai Sains

Tentu saja belajar atau menempuh pendidikan secara formal di bidang sains bisa kamu lakukan jika memang ingin mendalami bidang keilmuan eksakta. Dengan menempuh studi lanjutan, kamu bisa mengerti dan paham bagaimana sains itu bekerja. Apa yang di pelajari sewaktu SMA tentu saja sangat berbeda dengan apa yang kita dapatkan sewaktu kuliah.

Beberapa kalangan ilmuwan menyatakan bahwa pada awalnya mereka tidak begitu menyukai eksakta. Namun, setelah menempuh studi dan pendidikan lanjutan, mereka justru semakin menyukai sains karena bagi mereka sains sangat unik dan menyenangkan. Bagaimana? Apakah kamu mau mengambil studi lanjutan di bidang sains?

5. Menulis segala sesuatu tentang sains

5 Cara Mudah yang Bisa Dilakukan agar Kamu Lebih Menyukai Sains

Menulis adalah cara yang bisa di lakukan oleh semua orang. Dalam sains, dunia kepenulisannya memang tidak sama dengan yang lainnya. Jika kamu menulis artikel atau jurnal sains, tentu saja kamu wajib mencantumkan sumber kredibel yang bisa di percaya. Bahkan, untuk tulisan yang bersifat spesifik, kamu wajib melakukan wawancara pada ilmuwan, dokter, atau para ahli di bidang sains.

Supaya lebih mudah, mungkin awalnya kamu bisa menulis sains di forum-forum kecil. Setelah itu, kamu bisa tingkatkan pada tingkatan yang lebih tinggi, misalnya menulis sains di sekolah atau tingkat kampus. Jika cara dan teknik penulisan sains sudah kamu kuasai dengan baik, kamu bisa mencoba pada tingkat penulisan artikel untuk media nasional dan bahkan internasional.

Banyak jalan menuju Roma. Banyak cara yang dapat di lakukan supaya kamu bisa menyukai dan bahkan mencintai sains.

Yukz Coba Cara Menarik Sains ini untuk Melihat Hantu

Yukz Coba Cara Menarik Sains ini untuk Melihat Hantu

Yukz Coba Cara Menarik Sains ini untuk Melihat Hantu – Hantu atau dedemit secara umum merujuk kepada roh atau arwah yang meninggalkan badan karena kematian. Definisi dari hantu pada umumnya berbeda untuk setiap agama, peradaban, maupun adat istiadat. Dalam banyak kebudayaan, hantu tidak didefinisikan sebagai zat yang baik maupun jahat.

Hantu adalah sosok supernatural yang penampakannya masih sering mengundang perdebatan di banyak kalangan. Memang, kisah-kisah misteri mengenai penampakan sosok tersebut sering diceritakan–bahkan dari generasi ke generasi–oleh banyak orang di dunia. Mulai dari kebudayaan barat ala Eropa dan Amerika sampai kebudayaan Timur di Asia, semuanya menganggap bahwa hantu merupakan sosok misterius yang masih dipercaya.

Namun, terlepas dari itu semua, bagaimana tanggapan sains akan APK IDN Poker Android hal ini? Lebih spesifik lagi, bagaimana cara melihat “hantu” tersebut jika menggunakan metode ilmiah? Nah, melalui artikel ini, kamu mungkin bisa melakukannya sendiri. Berani coba?

1. Berdiam diri di tempat yang terpapar gelombang elektromagnetik kuat, biasanya di tempat sepi, gelap, dan dingin

5 Cara untuk Melihat 'Hantu' menurut Sains, Berani Coba?

Kalau kamu orang yang tidak memiliki nyali untuk melakukan hal ini, mungkin sebaiknya tidak kamu lakukan hal gila ini. Pasalnya, menurut sains, tempat yang memiliki medan elektromagnetik kuat dapat menyebabkan seseorang mengalami halusinasi. Nah, halusinasi tersebut akan sangat tampak nyata karena kondisi otak yang terpapar gelombang elektromagnetik menjadi kacau.

Uniknya, menurut penelitian dan studi yang dilakukan beberapa ilmuwan telah membuktikan bahwa penampakan hantu sangat berkorelasi dengan paparan medan elektromagnetik. Kamu tidak perlu peralatan pemburu hantu untuk mendapatkan halusinasi atau penampakan hantu.

Seperti dibahas dalam laman Popular Science, memang ada alat-alat elektronik yang diklaim mampu mendeteksi hantu. Namun, masih dalam laman yang sama, nyatanya hampir semua alat elektronik tersebut tidak bisa menangkap objek misterius dan hanya cenderung bersifat hiburan semata.

Namun, hal itu tidak dengan medan elektromagnetik kuat. Jika kamu sedang berada di sebuah ruangan yang sepi dan gelap–ruangan tersebut penuh dengan gelombang elektromagnetik–kamu bisa melihat penampakan hantu. Namun, bagi sains, penampakan tersebut tak lebih dari halusinasi yang disebabkan oleh kekacauan kinerja otak akibat paparan medan elektromagnetik.

Studi mengenai medan elektromagnetik ini pernah dilakukan Michael Persinger, seorang ahli saraf asal Kanada yang tentu saja skeptis mengenai hantu. Dilansir Mental Floss, studinya membuktikan bahwa medan elektromagnetik bisa mengakibatkan perubahan kinerja pada lobus temporal otak. Hal ini juga akan menimbulkan halusinasi dan kesan akan kehadiran sosok lain.

2. Paksa diri untuk bangun pada saat sedang mengantuk dan lelah

5 Cara untuk Melihat 'Hantu' menurut Sains, Berani Coba?

Lagi-lagi, kamu tidak perlu melakukan hal konyol ini. Namun, jika memang penasaran, kamu bisa memaksa bangun tidur di jam-jam pada saat kamu tertidur pulas dan mungkin merasa sangat lelah. Kamu bisa menyiapkan alarm di HP atau jam beker, mungkin pukul 1 sampai 3 dini hari adalah waktu yang pas. Nah, setelah terbangun, segera duduk dan lihatlah sekeliling ruangan kamarmu.

Jika kamu tidak melihat apa-apa, itu tandanya otakmu bisa dengan cepat bekerja secara sadar (normal) dalam jangka waktu yang sangat cepat. Namun, jika bisa melihat sosok aneh dalam kamar atau ruangan di sekitar kamu, itu tanda bahwa kamu sedang mengalami halusinasi akibat kerja otak yang belum siap untuk melakukan tugasnya.

Medical News Today dalam lamannya menjelaskan bahwa halusinasi yang berhubungan dengan kondisi tidur dan terbangun erat kaitannya dengan keadaan otak dan psikis seseorang. Ini agak mirip dengan ketindihan pada saat seseorang tertidur. Dalam dunia sains, ketindihan disebut sebagai sleep paralysis, yakni fenomena ketidaksinkronan perintah otak dan tubuh pada saat seseorang memasuki tidur REM (rapid eye movement).

Nah, halusinasi pada saat seseorang sedang terjaga dinamakan hipnagogik atau hypnagogic. Fenomena ini terjadi di saat seseorang sedang terjaga, bahkan setelah bangun dari tidurnya. Parahnya lagi, sebagian besar dari halusinasi ini sangat melibatkan visual, seperti penampakan hantu, benda bergerak, dan mungkin merasa berpindah tempat.

3. Tonton film horor dan bayangkan sosok hantu yang paling kamu takuti, lalu bawa bayangan itu di sebuah tempat sepi saat kamu sendirian

5 Cara untuk Melihat 'Hantu' menurut Sains, Berani Coba?

Menurut sains, hantu dan kisah-kisah misteri yang di ceritakan secara turun-temurun merupakan produk dan hasil dari budaya yang telah lama berakar dalam kelompok sosial manusia. Itu sebabnya, hantu di Asia bisa sangat berbeda dengan hantu yang ada di dunia barat, seperti Eropa atau Amerika.

Dari semuanya itu, peranan budaya dan psikologis pada manusia sangat berpengaruh untuk memunculkan “hantu” tersebut menjadi sebuah kenyataan sosial. Untuk lebih mudahnya, kamu bisa mencoba membayangkan sosok hantu yang paling kamu takuti, lalu bawa bayangan itu ke sebuah tempat yang sepi dan di anggap angker. Kemungkinan, kamu bisa melihat penampakan dari apa yang kamu bayangkan tersebut.

Mengapa bisa demikian? Secara mendasar, manusia bisa memunculkan keyakinan kuat sebagai bentuk legitimasi psikologisnya. Apa yang di yakini dalam hati dan pikiran tersebut bisa saja terjadi dan tampak nyata bagi orang-orang yang mengalaminya.

Dalam hal hantu ini, pengalaman psikologis lebih berperan. Seseorang yang sangat fobia terhadap ular, misalnya, ia bisa membayangkan ular di dalam pikirannya dan selalu ketakutan ekstrem terhadap apa yang ia bayangkan. Bahkan, sampai pada satu titik, apa yang ia bayangkan dan takutkan bisa ia anggap benar-benar terjadi meskipun kenyataannya tidak terjadi apa-apa.

4. Gunakan alat-alat perekam digital

5 Cara untuk Melihat 'Hantu' menurut Sains, Berani Coba?

Tentu saja sains tidak pernah menyatakan bahwa hantu bisa di lihat dari alat elektronik. Faktanya, sebanyak 99 persen gambar dan video penampakan hantu adalah hoaks alias palsu. Bagaimana dengan sisanya? Mungkin bisa di bilang bahwa dalam sedikit kasus, penampakan di foto dan video memang tidak bisa di jelaskan secara ilmiah.

Akan tetapi, jika kamu memang memiliki banyak waktu luang, kamu bisa iseng menggunakan kamera digital apa pun untuk menangkap ribuan gambar di sekelilingmu. Kamu bisa mencobanya berulang kali di rumah atau bangunan-bangunan kosong. Kalau beruntung, kamu bisa menangkap gambar aneh yang tentunya itu hanya sebatas pada kekeliruan lensa yang sedang minim cahaya.

Dalam banyak kasus, biasanya bayangan aneh akan muncul berupa siluet yang menyerupai bayangan dan cahaya yang sedang terbang. Jangan parno dulu! Pasalnya, menurut pakar digital, siluet-siluet tersebut di hasilkan murni akibat kesalahan pada pengambilan gambar. Beberapa di antaranya bisa terjadi akibat kurangnya cahaya pada saat gambar atau video di ambil.

Nah, pada saat di kamar, siapa tahu kamu bisa mendapatkan gambar atau video yang masuk dalam kategori 1 persen alias gambar yang tidak bisa di jelaskan secara ilmiah. Kalau sudah seperti itu, keputusan ada di tangan kamu. Mungkin bisa kamu anggap sebagai sebuah keberuntungan atau justru bisa kamu anggap sebagai pengalaman mengerikan.

5. Berada dalam zona dengan suara infrasonik atau getaran suara berfrekuensi rendah

5 Cara untuk Melihat 'Hantu' menurut Sains, Berani Coba?

Infrasonik adalah sebuah frekuensi suara yang sangat rendah, jauh di bawah kemampuan pendengaran manusia. Secara umum, getaran suara ini ada pada rentang 17 Hertz hingga 0,001 Hertz. Dalam dunia geologi, suara jenis ini di gunakan untuk mendeteksi gempa bumi. Nah, menurut studi yang di catat dalam laman Science How Stuff Works, gelombang suara infrasonik bisa membuat seseorang mengalami fenomena supernatural.

Kalau ingin melihat penampakan hantu dan mengalami kejadian aneh yang membuatmu merinding, kamu bisa mencoba untuk berdiam diri di tempat dengan paparan infrasonik yang intens. Beberapa penelitian di laboratorium infrasonik terdapat indikasi yang mengarah pada kejadian-kejadian yang bersinggungan dengan pengalaman mistis.

Mulai dari penampakan sosok aneh hingga perasaan tidak enak karena merasa di ganggu oleh sesuatu menjadi bagian dari pengalaman seseorang yang terpapar oleh suara infrasonik. Ahli saraf dan ilmuwan sepakat menyatakan bahwa infrasonik akan membuat kinerja otak terganggu, pandangan kabur, dan perasaan merinding pada manusia.

Secara normal, manusia hanya bisa mendengarkan suara pada kisaran 20 sampai 20 ribu Hertz. Frekuensi di bawah itu di namakan infrasonik. Sementara, suara di atas 20 ribu Hertz di namakan ultrasonik. Nah, kalau bisa melihat penampakan yang di sertai dengan perasaan merinding, mungkin saja kamu sedang berada di zona yang terpapar gelombang infrasonik

Fakta Sains Tentang Cairan Tubuh Manusia MenJadi Penopang Hidup

Fakta Sains Tentang Cairan Tubuh Manusia MenJadi Penopang Hidup

Fakta Sains Tentang Cairan Tubuh Manusia MenJadi Penopang Hidup – Cairan tubuh adalah cairan suspensi sel di dalam tubuh makhluk multiselular seperti manusia atau hewan yang memiliki fungsi fisiologis tertentu. Cairan tubuh merupakan komponen penting bagi fluida ekstraselular, termasuk plasma darah dan fluida transelular.

Cairan tubuh dapat ditemukan pada spasi jaringan. Manusia merupakan organisme biologis yang selalu membutuhkan air atau cairan sebagai penopang utama kehidupannya. Sciencing dalam lamannya menjelaskan bahwa semua makhluk hidup biologis pada dasarnya membutuhkan air sebagai bagian dari respirasi tubuh akan oksigen.

Jadi, air dan oksigen selalu berkaitan satu sama lain dan tak bisa dipisahkan. Nah, ada beberapa fakta download idn poker android sains mengenai cairan tubuh manusia yang bisa menambah wawasan kamu di bidang biologi.

1. Komposisi air atau cairan dalam tubuh manusia

Jadi Mayoritas Penopang Hidup, Ini 5 Fakta Sains Cairan Tubuh Manusia

Berapa tepatnya komposisi air atau cairan dalam tubuh manusia? Medical News Today dalam lamannya mencatat bahwa persentase jumlah air atau cairan pada tubuh manusia bisa bervariasi tergantung dari kondisinya. Namun, jika disimpulkan ke dalam angka, maka jumlah air di dalam tubuh manusia seharusnya mencapai 60 – 70 persen.

Bayi memiliki kandungan air yang tinggi di dalam tubuhnya dibandingkan dengan orang yang telah berusia lanjut. Selain itu, orang yang memiliki kandungan lemak berlebih, biasanya justru tidak memiliki kandungan air yang banyak dalam tubuh mereka. Itu sebabnya jaringan lemak pada tubuh manusia mengandung lebih sedikit air ketimbang jaringan otot.

Bersumber dari The National Academic Press, jumlah atau komposisi cairan dalam tubuh manusia dibagi menjadi beberapa bagian, yakni:

  • Pria dengan usia 12 – 18 tahun memiliki kandungan cairan tubuh sebanyak 52 – 66 persen. Pada wanita dalam rentang usia ini memiliki kandungan cairan 49 – 63 persen.
  • Pria dengan usia 19 – 50 tahun memiliki kandungan cairan tubuh sebanyak 43 – 73 persen. Sedangkan, wanita pada rentang usia ini memiliki 41 – 60 persen kandungan air dalam tubuhnya.
  • Pria di atas 50 tahun memiliki kandungan cairan tubuh sebanyak 47 – 67 persen. Wanita di atas 50 tahun memiliki 39 – 57 persen.
  • Pada bayi yang baru lahir hingga 6 bulan, kandungan air bisa mencapai 64 – 84 persen. Kandungan rata-rata air dalam tubuh bayi akan sedikit berkurang menyesuaikan dengan perkembangan fisiknya, hingga akhirnya mencapai 60 persen jumlah air secara rata-rata.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa kandungan air dalam tubuh manusia itu berbeda-beda, bahkan hal tersebut adalah normal. Kandungan cairan pada tubuh bayi tentu saja lebih banyak secara persentase jika dibandingkan dengan kandungan air pada tubuh manusia dewasa.

2. Kandungan cairan terbanyak ada pada otak, jantung, paru-paru, dan ginjal

Jadi Mayoritas Penopang Hidup, Ini 5 Fakta Sains Cairan Tubuh Manusia

Menurut Dr. Jeffrey Utz, ahli saraf sekaligus ahli pediatri dari Universitas Allegheny, Amerika Serikat, jumlah air pada jaringan lemak memang lebih sedikit ketimbang pada jaringan lainnya. Itu sebabnya, ada beberapa bagian tubuh yang memiliki kandungan air yang lebih banyak daripada organ tubuh lainnya.

Nah, menurut The Journal of Biological Chemistry, jumlah cairan dalam otak dan jantung mencapai 73 persen dari total kapasitas organ-organ tersebut. Sedangkan, paru-paru terdiri dari 83 persen cairan. Bagaimana dengan ginjal? Rupanya, organ tubuh yang bertugas sebagai penyaring darah tersebut terdiri dari 79 persen air dari kapasitas organ. Uniknya, tulang manusia juga terdiri dari air, yakni sebanyak 31 persen.

Fakta ini sekaligus mengungkap bagaimana pentingnya cairan dalam tubuh manusia, terutama dalam organ-organ penting seperti otak, jantung, ginjal, paru-paru, dan bahkan tulang. Jika organ-organ tersebut kekurangan cairan, kandungan oksigen juga akan berkurang dan akan menyebabkan kegagalan fungsi organ.

3. Beberapa jenis cairan tubuh manusia

Jadi Mayoritas Penopang Hidup, Ini 5 Fakta Sains Cairan Tubuh Manusia

Ada beberapa jenis cairan tubuh manusia yang semua keberadaannya sangat penting bagi kehidupan biologis manusia itu sendiri. Dilansir dalam The Conversation, beberapa jenis cairan dalam tubuh manusia adalah darah; empedu; lendir; urine; nanah; cairan mani; air liur; keringat; air mata; dan beberapa cairan minor lainnya.

Tidak bisa dibayangkan jika manusia tidak memiliki cairan-cairan tersebut dalam tubuhnya. Bahkan, beberapa cairan merupakan hal mutlak yang wajib ada karena tanpa itu, manusia bisa mati. Masing-masing dari cairan tersebut memiliki fungsinya sendiri-sendiri. Dalam kondisi tertentu, cairan juga bisa berguna untuk membersihkan tubuh dari racun melalui cairan muntah.

4. Tubuh biologis adalah “mesin” paling efektif dan efisien yang berbahan bakar air dan oksigen

Jadi Mayoritas Penopang Hidup, Ini 5 Fakta Sains Cairan Tubuh Manusia

Organisme biologis memiliki tubuh layaknya mesin dan pabrik yang sangat kompleks dan canggih. Tubuh manusia juga mampu bekerja secara efektif dan efisien sesuai dengan kebutuhannya. Sebuah jurnal sains berjudul Thoughts on the Human Body yang diterbitkan dalam laman NCBI, mengungkap bahwa setiap bagian organ dan tubuh manusia, memiliki kerumitan dan cara kerja yang luar biasa canggih, jauh melampaui teknologi terhebat buatan manusia.

Namun, untuk menjaga “mesin” ini supaya tetap bekerja dengan baik, asupan bahan bakar dan perawatan tubuh wajib dilakukan. Nah, uniknya, bahan bakar “mesin” supercanggih atau tubuh kita ini tidaklah mahal, lho. Selain nutrisi harian, tubuh membutuhkan cukup air dan oksigen untuk menggerakkan sistem kinerja dari seluruh organ-organ tubuh yang ada.

Jika kekurangan air atau oksigen, tubuh akan mengeluarkan alarm sebagai pertanda bahwa “mesin” kekurangan bahan bakar. Dalam takaran minimal, tubuh akan merasa haus jika membutuhkan air. Jika sudah agak berat, alarm akan mencapai ke kepala, yakni perasaan pusing akibat kekurangan cairan dan oksigen. Nah, tentunya kamu mau selalu sehat, kan? Jaga supaya jangan sampai tubuhmu kekurangan cairan!

5. Jumlah konsumsi air atau cairan yang tepat bagi tubuh

Jadi Mayoritas Penopang Hidup, Ini 5 Fakta Sains Cairan Tubuh Manusia

Bagaimana, sih cara tepat mengonsumsi air? Apakah harus minum air putih sebanyak-banyaknya? Rupanya, anggapan meminum air putih sebanyak-banyaknya adalah pernyataan yang menyesatkan. Pasalnya, kebutuhan air dari masing-masing orang sangatlah berbeda-beda. Konsumsi air pada ginjal yang normal tidak bisa disamakan dengan ginjal yang bermasalah.

Laman medis Mayo Clinic menyarankan konsumsi air yang memadai (dalam kondisi normal) adalah 3,7 liter per hari untuk pria dan 2,7 liter per hari untuk wanita. Angka ini sudah termasuk jumlah total dari air dan cairan makanan. Namun, angka ini bukanlah angka mutlak karena kebutuhan air pada masing-masing orang bisa berbeda. Seorang atlet aktif, misalnya, pastinya membutuhkan air yang banyak untuk mengganti cairan keringat yang hilang.

Perlu di ingat juga bahwa setiap makanan yang kita makan juga sudah mengandung air. Faktanya, sekitar 20 persen cairan tubuh di hasilkan dari air yang terkandung dalam makanan yang di makan sehari-hari. Beberapa kondisi yang membutuhkan pengawasan dalam konsumsi air adalah kondisi medis tertentu, misalnya sakit ginjal dan diabetes.

Jadi, untuk menjaga kesehatanmu, konsumsilah air dengan normal dan wajar. Jika mengalami kondisi-kondisi medis tertentu, kamu wajib berkonsultasi dengan dokter karena bisa saja dengan kondisi medis tersebut, kamu justru tidak di perbolehkan mengonsumsi air secara berlebihan.

Itulah beberapa fakta sains mengenai cairan tubuh manusia, bahan bakar yang menopang kehidupan biologis organisme. Yuk, sama-sama jaga kesehatan dengan mengonsumsi air secara tepat dan benar.

Ulasan Sains Tentang Kehidupan Homo Sapiens & Penyebarannya

Ulasan Sains Tentang Kehidupan Homo Sapiens & Penyebarannya

Ulasan Sains Tentang Kehidupan Homo Sapiens & Penyebarannya – Sejumlah keberagaman dari Homo  di kelompokkan menjadi kategori yang lebih luas yaitu Manusia Purba, berlawanan dengan manusia modern (Homo sapiens), pada periode dimulai dari 500.000 tahun lalu. Kategori-kategori tersebut biasanya mengikutkan Homo heidelbergensisHomo rhodesiensisHomo neanderthalensis, dan mungkin juga termasuk Homo antecessor.

Menurut data-data yang didapatkan dari fosil, peninggalan sejarah, dan semua artefak purba yang tersebar di seluruh dunia, manusia purba dan kerabat-kerabatnya dinyatakan oleh sains memang pernah ada dan mengalami evolusi di alam secara perlahan.

Jika mesin waktu itu ada, mungkin para ilmuwan tak perlu bersusah payah dalam memperkirakan bagaimana kehidupan purba itu berlangsung. Nah, apakah kamu juga penasaran bagaimana Sbobet Deposit Pulsa 10000 kehidupan manusia purba itu? Siapa saja kerabat terdekat mereka yang juga sama-sama dianggap manusia?

1. Manusia purba sudah memiliki kehidupan yang kompleks

5 Ulasan Sains: Bagaimana Kehidupan Homo Sapiens dan Penyebarannya?

Mungkin banyak orang akan mengira jika manusia purba hanya memiliki kehidupan yang sangat sederhana. Sebaliknya, manusia purba dan bahkan kerabat-kerabatnya diyakini telah memiliki kehidupan yang kompleks, layaknya manusia modern. Namun, tentu saja peralatan dan perkakas yang digunakan kala itu masih sangat sederhana.

Laman sains Human Origins menerangkan bahwa kehidupan kompleks manusia purba sudah dipraktikkan pada 2,6 juta tahun lalu. Mereka sudah sangat paham bagaimana mereka berburu secara sosial, mengumpulkan makanan, dan membangun sebuah tempat tinggal yang nyaman untuk mereka tinggali.

Oh ya, mereka juga sangat cerdas. Jangan salah, kemampuan berpikir pada manusia purba dan kerabatnya bisa dikatakan yang paling maju di antara semua primata yang pernah hidup di muka Bumi. Bahkan, manusia purba sudah tahu bagaimana menyembelih hewan dengan baik sejak 2 juta tahun yang lalu.

Perkakas-perkakas tajam dibuat dari batu yang diasah. Beberapa perkakas juga dikirim ke luar daerah dan ini mengindikasikan sebagai sebuah tonggak awal terjadinya transaksi jual-beli. Beberapa bukti yang didapatkan oleh ahli sejarah dan arkeolog menyimpulkan bahwa jenis perkakas batu tiap-tiap daerah memiliki jenis dan bentuk yang berbeda-beda.

2. Homo sapiens memiliki kerabat terdekat yang dianggap sama-sama manusia

5 Ulasan Sains: Bagaimana Kehidupan Homo Sapiens dan Penyebarannya?

Manusia purba bukan hanya homo sapiens saja. Beberapa kerabat dari homo sapiens adalah homo habilis, homo erectus, homo rhodesiensis, homo heidelbergensis, dan lain sebagainya. Namun, tentu saja yang paling mirip dengan homo sapiens adalah neanderthal.

Neanderthal atau homo neanderthalensis adalah kerabat terdekat manusia modern dan juga sama-sama memiliki kehidupan sosial yang sangat kompleks. Natural History Museum dalam lamannya mencatat bahwa kelompok neanderthal pernah hidup sekitar 400 ribu tahun lalu. Keberadaan mereka tersebar di semenanjung Eropa dan Asia Tengah.

Meskipun memiliki ciri fisik yang lebih kecil di bandingkan dengan homo sapiens, manusia purba neanderthal rupanya juga memiliki kapasitas otak yang hampir sama dan bahkan memiliki kecerdasan setara dengan homo sapiens. Namun, sayangnya, dengan kecerdasan yang mereka miliki, itu tak cukup untuk mencegah mereka masuk ke dalam jurang kepunahan.

Ada beberapa pendapat ilmiah mengenai kepunahan mereka. Pendapat yang paling menghebohkan tentu saja kepunahan neanderthal yang di akibatkan oleh invasi dan keberadaan homo sapiens. Di perkirakan, selain melakukan perkawinan silang dengan neanderthal, manusia homo sapiens juga bertanggung jawab terhadap kepunahan neanderthal.

3. Manusia purba dan persebarannya ke seluruh dunia

5 Ulasan Sains: Bagaimana Kehidupan Homo Sapiens dan Penyebarannya?

Menurut keterangan dalam laman Earth Sky, di zaman purba manusia sudah bisa melakukan migrasi dengan masif dan menetap dalam kurun waktu lama di zona wilayah yang baru. Tentu saja di zaman purba belum ada sistem negara, pemerintahan, dan pengelompokan suku atau budaya yang beraneka ragam

Namun, migrasi dan penguasaan wilayah oleh manusia purba rupanya telah jamak di lakukan hingga di luar wilayah Afrika. Menurut gambaran yang di dapatkan melalui studi ilmiah, pada mulanya manusia purba Afrika melakukan migrasi lewat jalur Timur Tengah lalu menyebar lebih jauh ke utara hingga tanah Eropa.

Nah, kerabat manusia purba lainnya, yakni neanderthal sudah mendiami kawasan Eropa sebelum kedatangan homo sapiens. Sehingga ada dugaan kuat bahwa homo sapiens purba melakukan perkawinan silang dengan spesies manusia neanderthal. Bagaimana kesimpulan ini di dapatkan? Lewat alur genetika dan keberadaan fosil di seluruh dataran Bumi bisa di dapatkan sebuah kesimpulan sains mengenai cara-cara migrasi mereka.

Para ahli berpendapat bahwa manusia purba Afrika sudah melakukan migrasi pada 125.000 – 300.000 tahun yang lalu. Ada banyak fosil dan jejak-jejak kaki purba berusia ratusan ribu tahun yang membatu telah di temukan dan hal ini membuktikan bahwa mereka bermigrasi secara masif dari Afrika ke beberapa wilayah di luar Afrika.

Tentu kondisi benua di Bumi zaman purba tidaklah sama dengan kondisi benua di saat ini. Keadaan beberapa benua di muka Bumi dulunya saling berdempetan dan berjarak cukup dekat untuk di lintasi. Setelah kapal atau perahu purba sudah di ciptakan – sekitar 70 ribu hingga 100 ribu tahun lalu – migrasi homo sapiens semakin tak terbendung dan mereka semakin menguasai Bumi.

4. Semakin cerdas dan berkembang, homo sapiens semakin menguasai dunia

5 Ulasan Sains: Bagaimana Kehidupan Homo Sapiens dan Penyebarannya?

Homo sapiens dan semua makhluk hidup di Bumi ini selalu berevolusi dan berkembang sesuai dengan jalur spesiesnya masing-masing. Namun, yang jadi pertanyaan: Mengapa hanya homo sapiens yang bisa menguasai dunia hingga saat ini? Mengapa genus homo lainnya tidak bisa menjadi penyintas di alam layaknya homo sapiens?

Ada beberapa jawaban logis mengenai hal ini. Homo sapiens merupakan spesies paling cerdas di muka Bumi, sehingga mereka dapat berpikir jauh ke depan untuk melanjutkan kehidupan mereka. Bahkan, homo sapiens telah menjadi salah satu spesies yang bisa selamat dari berbagai macam bencana dan ganasnya alam liar.

Karakter homo sapiens juga berbeda dengan organisme lainnya. Ya, manusia homo sapiens memiliki sifat yang tak pernah puas terhadap sesuatu dan itu sebabnya homo sapiens merupakan spesies yang paling masif dalam melakukan migrasi dan kolonisasi. Karakter ini yang menjadi salah satu pembeda antara nenek moyang kita tersebut dengan neanderthal yang cenderung pasif.

Dengan kecerdasan yang luar biasa, di tambah dengan naluri bertahan hidup yang sangat tinggi, membuat homo sapiens menjadi satu-satunya spesies puncak di ekosistem dunia. Kecerdasan manusia juga membawa dampak besar bagi Bumi dan seluruh isinya, baik itu dampak positif maupun negatif.

5. Manusia purba sudah mengetahui dampak negatif dari perkawinan sedarah

5 Ulasan Sains: Bagaimana Kehidupan Homo Sapiens dan Penyebarannya?

Manusia purba rupanya sudah mengetahui risiko dan bahaya dari perkawinan sedarah. Menurut keterangan dari jurnal ilmiah dalam Psychological Science, manusia modern dan manusia purba memiliki sebuah kesamaan, yakni sistem psikologis yang akan mencegah mereka berhubungan seksual dengan kerabat sedarah.

Pembahasan sains yang juga di ulas dalam laman Psychology Today tersebut juga menguatkan kesimpulan sains, bahwa hubungan seksual dengan kerabat sedarah akan menimbulkan risiko yang justru akan merugikan. Seorang ilmuwan dan psikolog bernama Jonathan Haidt telah menemukan bukti-bukti kuat di alam bahwa secara sosial dan individu, manusia modern dan manusia purba telah menolak perkawinan dengan saudara sedarah.

Studi ini membentuk sebuah kesimpulan yang menyatakan bahwa manusia purba sudah mengetahui dan bahkan memahami dengan baik bagaimana risiko berbahaya dari perkawinan sedarah. Mungkin inses atau hubungan sedarah pernah terjadi dan di anggap biasa di masa purba, namun itu tidak semuanya. Ada lebih banyak kelompok manusia purba yang menganggap bahwa inses adalah tabu dan tak pantas.

Itulah beberapa pandangan sains mengenai kehidupan yang dulu pernah di alami oleh manusia purba dan kerabat-kerabatnya. Ternyata, dengan kecerdasan dan karakternya, manusia bisa menguasai dunia hingga saat ini

Fakta Sains Seputar Tahun Baru yang Harus Kamu Ketahui

Fakta Sains Seputar Tahun Baru yang Harus Kamu Ketahui

Fakta Sains Seputar Tahun Baru yang Harus Kamu Ketahui – Tahun baru adalah suatu perayaan di mana suatu budaya merayakan berakhirnya masa satu tahun dan menandai di mulainya hitungan tahun selanjutnya. Budaya yang mempunyai kalender tahunan semuanya mempunyai perayaan tahun baru. Hari tahun baru di Indonesia jatuh pada tanggal 1 Januari karena Indonesia mengadopsi kalender Gregorian, sama seperti mayoritas negara-negara di dunia.

Perayaan tahun baru yang banyak di rayakan oleh warga dunia merupakan salah satu perayaan pergantian tahun yang sebetulnya tidak wajib untuk di lakukan. Pada kalender Masehi Gregorian, tahun baru jatuh pada tanggal 1 Januari.

Nah, tentu menarik jika kita mengulas sedikit mengenai fakta daftar sbobet bola sains tentang tahun baru ini. Inilah beberapa fakta ilmiah mengenai tahun baru yang harus kamu ketahui. Ternyata, sudah ada sejak era Sebelum Masehi, lho

1. Perayaan tahun baru tertua yang tercatat dalam sejarah adalah perayaan tahun baru di Babilonia pada 4.000 tahun yang lalu

10 Fakta Sains tentang Tahun Baru yang Harus Kamu Ketahui, Apa Saja?

2. Bukan 1 Januari, awalnya perayaan tahun baru justru di lakukan pada akhir Maret sekaligus untuk merayakan festival keagamaan besar-besaran yang bernama Akitu. Perayaan ini di lakukan oleh masyarakat Babilonia selama 11 hari penuh

10 Fakta Sains tentang Tahun Baru yang Harus Kamu Ketahui, Apa Saja?

3. Berbeda dengan perayaan di Babilonia, orang Romawi Kuno merayakan tahun baru pada titik balik musim semi karena kalender Romawi Kuno hanya terdiri atas 10 bulan

10 Fakta Sains tentang Tahun Baru yang Harus Kamu Ketahui, Apa Saja?

4. Uniknya, Kaisar Besar Romawi, Julius Caesar, untuk selanjutnya menetapkan 1 Januari sebagai hari pertama dalam tahun yang baru sekaligus bentuk penghormatan kepada Dewa Janus. Itu sebabnya kata January yang terinspirasi dari nama Janus

10 Fakta Sains tentang Tahun Baru yang Harus Kamu Ketahui, Apa Saja?

5. Penanggalan Julius Caesar akhirnya tidak berlaku dan pencatatan waktu yang baru di dasarkan pada kalender Gregorian yang di gagas oleh Dr. Aloysius Lilius dengan persetujuan resmi dari Paus Gregorius XIII. Kalender inilah yang di pakai oleh dunia hingga saat ini

10 Fakta Sains tentang Tahun Baru yang Harus Kamu Ketahui, Apa Saja?

6. Patokan dan penamaan waktu dalam penanggalan Gregorian di dasarkan pada kelahiran Yesus Kristus. Penamaan tersebut adalah: Masehi (AD/Anno Domini) dan Sebelum Masehi (BC/Before Christ)

10 Fakta Sains tentang Tahun Baru yang Harus Kamu Ketahui, Apa Saja?

7. Di era yang lebih modern, kalangan Ilmuwan Protestan Eropa mengusulkan penamaan baru yang lebih netral, yakni CE (Common Era/Masehi) dan B.C.E (Before Common Era/Sebelum Masehi)

10 Fakta Sains tentang Tahun Baru yang Harus Kamu Ketahui, Apa Saja?

8. Selain tahun baru Masehi Gregorian, di dunia ini ada banyak perayaan tahun baru dan penanggalan yang juga di gunakan secara resmi oleh beberapa kalangan. Bahkan, semuanya memiliki penghitungan waktunya masing-masing

10 Fakta Sains tentang Tahun Baru yang Harus Kamu Ketahui, Apa Saja?

9. Dubai pernah tercatat sebagai negara yang merayakan perayaan malam Tahun Baru termegah di dunia pada 2015 dan 2018 lalu. Bahkan, rekor tersebut juga di catat dalam Guinness World Records

10 Fakta Sains tentang Tahun Baru yang Harus Kamu Ketahui, Apa Saja?

10. Tak ada kemeriahan perayaan menyambut Tahun Baru 2021 karena dunia saat ini sedang di landa pandemik COVID-19

10 Fakta Sains tentang Tahun Baru yang Harus Kamu Ketahui, Apa Saja?

Itulah beberapa fakta ilmiah mengenai perayaan tahun baru yang rupanya sudah dilakukan sejak peradaban kuno. Menjelang akhir tahun kali ini, sebaiknya kamu berada di rumah saja karena wabah COVID-19 belum mereda